DAERAH  

Mangkir dari Rapat Evaluasi DPRD Gowa, Plt Sekda dan Pejabat Eksekutif Disorot Terkait Gaji ASN yang Belum Dibayar

Wakil Ketua 1 DPRD Gowa, Hasrul Abdul Rajab.(Foto:ist)

INFOKINI.ID, GOWA– Rapat kerja gabungan Komisi I dan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gowa yang diagendakan untuk mengevaluasi pelaksanaan program serta kegiatan pemerintah daerah pada Triwulan III 2026, Kamis (3/9/2026), berakhir tanpa kehadiran pihak eksekutif.

Tiga pejabat penting yang telah dipanggil secara resmi oleh lembaga legislatif, yakni Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Gowa, Kepala Bagian Hukum Setda Gowa, serta pejabat yang membidangi keuangan daerah mangkir dari jadwal pertemuan yang semestinya dilangsungkan pukul 10.00 WITA.

PDAM

Wakil Ketua I DPRD Gowa, Hasrul Abdul Rajab, secara terbuka menyayangkan ketidakhadiran para pejabat tersebut. Padahal, undangan resmi telah dilayangkan melalui mekanisme kelembagaan guna meminta klarifikasi terkait berbagai kebijakan eksekutif sekaligus menjalankan fungsi pengawasan anggaran dan jalannya pemerintahan.

“Surat undangan ini kami berikan kepada ketiga pejabat secara resmi melalui kelembagaan. Kami mengundang mereka untuk memberikan klarifikasi terkait kebijakan yang dibuat pimpinan eksekutif. Namun, kami menyayangkan ketiga pejabat tersebut tidak hadir,” ujar Hasrul.

Menyikapi hal tersebut, DPRD Gowa berencana menggelar rapat internal bersama komisi terkait untuk membahas langkah lanjutan, termasuk menjadwalkan ulang pemanggilan resmi agar para pejabat eksekutif dapat memberikan penjelasan langsung di hadapan dewan.

Selain menyoroti mangkirnya para pejabat dalam agenda evaluasi triwulanan, DPRD Gowa juga kembali mendesak kejelasan terkait keterlambatan pembayaran gaji bagi pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) serta non-ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gowa. Hasrul mengungkapkan bahwa pihak Plt Sekda sebelumnya sempat menjamin pembayaran gaji akan tuntas paling lambat pada 5 September 2026. Namun, hingga hari pelaksanaan rapat, realisasi tersebut tak kunjung ditepati.

“Plt Sekda Gowa menjamin gaji pegawai ASN dan non-ASN akan dibayarkan sesuai pernyataannya di media. Akan tetapi, faktanya sampai sekarang belum dibayarkan,” tegas Hasrul.

Melalui agenda pemanggilan berikutnya, DPRD Gowa berharap para pejabat terkait dapat kooperatif memenuhi undangan dewan guna menuntaskan berbagai persoalan mendesak, khususnya menyangkut kesejahteraan pegawai dan transparansi kebijakan daerah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *