INFOKINI.ID, MAKASSAR – Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 Sulawesi Selatan kembali melakukan vaksinasi massal kedua kepada masyarakat di Phinisi Point Mall Makassar, Sabtu kemarin (30/10/2021).
Dikabarkan sebelumnya, Kosgoro 1957 telah melaksanakan vaksinasi pertama di Phinisi Point, Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar, Sabtu (2/10/2021) lalu.
Ketua PDK Kosgoro 1957 Sulsel, Haris Yasin Limpo menuturkan kegiatan ini sebagai bentuk partisipasi nyata yang dilakukan untuk membantu pemerintah dalam merealisasikan program. Serta mempermudah masyarakat memperoleh akses.
“Kegiatan yang dilakukan ini adalah vaksinasi tahap kedua yang merupakan kelanjutan vaksin pertama yang pernah dilakukan,” tutur Haris.
Haris menambahkan bahwa, masyarakat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut. Sebab yang hadir bukan hanya peserta yang pernah mengikuti vaksin pertama tetapi ada di luar itu.
“Peserta membludak karena ada peserta vaksin kedua yang awalnya vaksin pertama di tempat lain, datang vaksin ke dua di lokasi ini,” terangnya.
Kendati demikian, ia mengakui saat ini ada beberapa hal yang menjadi kendala dengan adanya perubahan regulasi.
“Yang mmenjadi kendala sekarang karena perubahan jenis vaksin sehingga harus kembali dijelaskan ke masyarakat,” jelas Haris.
Ketua Panitia Pelaksana Vaksin Kosgoro 1957 Fahruddin Rangga menuturkan jumlah dosis vaksin yang disediakan pada tahap kedua berbeda dengan tahap pertama.
Anggota DPRD Sulsel ini mengungkapkan bahwa, tahap kedua ini jumlahnya mengalami peningkatan yakni 1000 dosis vaksin disediakan untuk vaksin pertama dan kedua.
“Kalau vaksin pertama yang lalu hanya 300 dosis disediakan. Kita lebih banyak persiapkan untuk vaksin kedua. Tetapi tetap disediakan untuk vaksin pertama karena nanti ada masyarakat yang minta,” terang Rangga.
Sementara itu, terkait dengan lokasi vaksin yang dimana dilaksanakan di mal, menurutnya, masyarakat bisa tertarik datang karena adem kalau di mal.
“Dari pada melakukan vaksin di luar, masyarakat akan kepanasan akhirnya memilih pulang ketika terlalu lama menunggu,” tandasnya.
Dikatakan bahwa, kegiatan ini diselenggarakan atas kerja sama dengan Pemerintah Provinsi dalam hal ini Dinas Kesehatan Sulsel.
“Tim nakes yang datang itu dari RS Haji dan RS Labuang Baji,” tutupnya.
















