Gencarkan Vaksinasi, Dandim Gowa: Peran Babinsa Dimaksimalkan, Kita Antar Jemput dan Tambah Nakes

Dandim 1409/Gowa Letkol Inf Prasetyo Ari Wibowo dan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, saat memantau percepatan vaksinasi.

INFOKINI,ID, GOWA – Belum terpenuhinya target cakupan vaksinasi di wilayah Kabupaten Gowa, membuat Kodim 1409/Gowa tak tinggal diam. Upaya kebut vaksin pun dilakukan dengan melibatkan tiga pilar di Kabupaten Gowa, yaitu Pemkab Gowa, TNI dan juga Polres.

Dandim 1409/Gowa, Letkol Inf Prasetyo Ari Wibowo, saat dikonfirmasi terkait upaya Kodim Gowa dalam gencarkan vaksinasi memaparkan, bahwa pihaknya melibatkan para babinsa untuk melakukan upaya luar biasa, terutama untuk wilayah teritorial yang memang masih rendah cakupan vaksinasinya.

Mantan Danyonif 726/Tml ini juga mengatakan danramil dan para babinsa di wilayah teritorial Kodim Gowa melakukan upaya antar jemput kepada warga. Seluruh kendaraan operasional difungsikan untuk upaya tersebut. Kodim juga menambah jumlah Tenaga Kesehatan (Nakes) untuk kepentingan pelayanan vaksinasi.

Sebelumnya di akhir November 2021, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menegaskan bahwa Kabupaten Gowa belum memenuhi target cakupan vaksinasi karena baru berada pada angka 35 persen. Adnan berharap kerjasama dan kerja keras dari semua pihak mulai dari tingkat desa dan kelurahan serta TNI-POLRI untuk menuntaskan target capaian vaksinasi sebesar 70 persen hingga Desember 2021.

“Kita maksimalkan peran babinsa dengan upaya antar jemput. Ada empat unit mobil operasional terdiri dari mobil dinas Danramil 1409-02/Parangloe, mobil Danramil 1409-01/Somba Opu, mobil Danramil 1409-07/Tompobulu dan ditambah 1 unit mobil patroli Kodim 1409/Gowa,” papar Letkol Inf Prasetyo, Senin (6/12/2021).

Selain itu, kata Dandim, 98 unit motor dinas para babinsa yang tersebar di seluruh koramil juga digunakan untuk mengantar jemput warga di lokasi vaksinasi.

“Penambahan jumlah nakes dan stok vaksin juga dilakukan. Kita minta bantuan dari sejumlah satuan, seperti dari Divisi 3 Kostrad dan TNI AL. Ini untuk memaksimalkan pelayanan serbuan vaksin, dalam rangka percepatan cakupan vaksinasi yang ditargetkan bisa rampung pada Desember ini,” jelas Letkol Inf Prasetyo.

Dijabarkannya, para babinsa melakukan antar jemput para warga khususnya di wilayah terpencil dan memang susah dilalui kendaraan umum. Tak hanya itu, edukasi dan sosialisasi tentang pentingnya vaksin juga terus dilakukan sebagai upaya menggugah kesadaran masyarakat dan menangkal hoax atas upaya vaksinasi yang digencarkan oleh pemerintah.

Dandim juga menyebutkan, dari data yang diperoleh, masih ada sejumlah wilayah yang memang memiliki cakupan vaksinasi rendah, yaitu Kecamatan Parangloe, Kecamatan Parigi, Kecamatan, dan Kecamatan Biringbulu.

“Wilayah inilah yang kita maksimalkan bersama wilayah lainnya. Dan untuk memaksimalkan pelayanan, kita juga tambah nakes dan stok vaksin. Selain nakes dari Kodim Gowa, kita libatkan nakes dari Kesdam XIV/Hasanuddin, Dinkes Gowa, nakes dari PKM dan RSUD Syekh Yusuf, serta dari Polres Gowa. Termasuk juga 17 babinsa yang menjadi penginput data, yang sebelumnya telah dilatih. Dalam waktu dekat Kodim 1409/Gowa juga kembali akan meminta bantuan nakes dari Kesdam XIV/Hasanuddin sebanyak 2 team, untuk melayani vaksinasi di daerah terpencil dan jaraknya jauh seperti di Kecamatan Tombolopao dan Biringbulu,” papar Dandim.

Terkait percepatan vaksinasi, Pasi Ops Kodim 1409/Gowa, Kapten Inf Syaiful juga menambahkan, bahwa dalam waktu dekat Kodim 1409/Gowa juga berencana akan membuka pelayanan pada malam hari. “Terjadi peningkatan antusias masyarakat dengan gerakan serbuan. Bahkan kita berencana akan membuka pelayanan vaksinasi pada malam hari,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *