INFOKINI.ID, GOWA – Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengingatkan, Pemilu adalah pesta demokrasi yang harus dikawal bersama. Aparat, pemerintah dan masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama dalam mewujudkan Pemilu damai.
Hal ini disampaikan Adnan saat menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata 2023-2024 yang diselenggarakan oleh Polres Gowa di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Selasa (17/10). Apel Gelar Pasukan dilaksanakan menjelang tahapan pendaftaran bakal calon anggota legislatif dan kepala daerah pada Pemilu 2024.
Adnan mengatakan, Apel Gelar Pasukan dilaksanakan untuk mengecek kesiapan dari personel dalam rangka menghadapi Pemilu.
“Kita ketahui jadwal pendaftarannya tanggal 19 hingga 25 Oktober 2023 yang mana itu sisa menghitung hari, sehingga perlu untuk dilakukan pengecekan kesiapan para pasukan yang berkolaborasi dari seluruh stakeholder yang ada untuk bisa mengamankan pesta demokrasi yang tentunya ini merupakan kegiatan lima tahunan yang harus berjalan dengan aman baik, sukses dan kita harapkan berjalan dengan lancar,” ungkap orang nomor satu di Gowa ini.
Bupati Adnan juga menekankan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Gowa untuk menjaga netralitasnya. Kata dia, berdasarkan Undang-Undang yang ada, ASN tidak boleh berpihak, tidak boleh mengampanyekan pasangan calon (paslon). Tetapi ASN memiliki hak untuk memilih.
“Ingat ASN tidak boleh mengampanyekan calon tetapi boleh memilih calon sehingga kita harapkan ASN kita tetap menjaga netralitasnya tetapi kita juga meminta untuk ASN tetap datang ke TPS untuk memilih pasangan calon untuk 2024,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolres Gowa, AKBP Reonal Simanjuntak mengatakan, sebanyak 721 personel dilibatkan dalam pengamanan Pemilu 2024 mendatang.
“Kalau dari Polres kita siapkan 721 personel yang kita libatkan ditambah nanti dari Brimob kurang lebih 100 personel kemudian dari TNI juga akan mem-back up kita terkait pengamanan Pemilu,” kata Kapolres Gowa.
Dirinya menekankan kepada para personel untuk menjaga netralitas dan harus menjamin keamanan bagi masyarakat.
“Tetap jaga netralitas untuk para personel dan tetap jaga kesehatan serta harus menjaminkan kepastian keamanan, bagi masyarakat jelang Pemilu 2024,” ujarnya.















