INFOKINI.ID, SIDRAP – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur daerah melalui bantuan keuangan kepada pemerintah kabupaten/kota.
Pada Tahun Anggaran 2025, Pemprov Sulsel mengalokasikan bantuan keuangan senilai Rp17 miliar untuk penanganan infrastruktur jalan di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), yang kini telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Salah satu ruas jalan yang ditangani yakni ruas Amparita-Teteaji di Kecamatan Tellu Limpoe sepanjang 2,1 kilometer. Jalan tersebut sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah, namun kini telah diperbaiki sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan.
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan apresiasi kepada Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif bersama seluruh jajaran atas atensinya dalam pelaksanaan pengerjaan jalan tersebut bisa rampung.
“Alhamdulillah bantuan keuangan Provinsi sebesar 17 miliar ke Kabupaten Sidrap 2025 untuk penanganan perbaikan jalan Kabupaten Sidrap telah dilaksanakan. Ruas bantuan termasuk diantaranya jalan ruas Amparita-Teteaji dan jalan ruas di dalam kota. Semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat untuk memudahkan mobilitas barang dan jasa,” kata Andi Sudirman, Selasa (6/1/2026).
Lamappe’, warga setempat, mengungkapkan kondisi jalan sebelum diperbaiki sangat memprihatinkan.
“Dulu jalannya banyak yang berlubang, bocor, bahkan hancur. Kalau bawa penumpang sering jatuh dari motor karena lubang di mana-mana. Sekarang setelah diperbaiki sudah bagus, penumpang juga sudah nyaman,” ungkapnya.
Ia pun berharap perhatian pemerintah terhadap infrastruktur terus berlanjut.
“Harapan saya mudah-mudahan pemerintah selalu memperhatikan kondisi jalan. Terima kasih kepada Bapak Gubernur Sulsel, Bapak Andi Sudirman Sulaiman, semoga bisa membangun Kabupaten Sidrap sebagaimana mestinya,” tambahnya.
Selain itu, sejumlah ruas jalan dalam Kota Rappang juga telah rampung, yakni Jalan Andi Sulolipu, Jalan Andi Noni, Jalan Lanuman, dan Jalan Pramuka, sepanjang 5,3 kilometer. Perbaikan ruas-ruas jalan ini menjadi solusi atas keluhan warga yang telah bertahun-tahun menghadapi kondisi jalan rusak.
Ibu Sulis, warga Rappang, menyampaikan kondisi jalan tersebut sebelumnya tidak pernah mengalami perubahan sejak lama.
“Sejak saya di sini tahun 2018, jalannya masih berlubang dan berdebu. Kalau warga ke pasar sering mengeluh karena debu, dan kalau hujan air menggenang jadi becek. Sekarang sudah bagus, mulus dan lancar dilalui kendaraan,” terangnya.
Hal senada disampaikan Ibu Wati, warga lainnya, yang merasakan langsung manfaat perbaikan jalan di wilayahnya.
“Sebelum diperbaiki, susah sekali orang lewat karena banyak lubang. Alhamdulillah sekarang jalannya sudah bagus. Terima kasih kepada Bapak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur, jalannya sekarang sudah nyaman dilalui,” katanya. (*)
















