INFOKINI.ID, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) menyelenggarakan Rapat Paripurna Senat Akademik terbatas dalam rangka upacara Pengukuhan dan Penerimaan Anggota Dewan Profesor terhadap empat guru besar.
Rapat berlangsung di Ruang Senat Akademik Unhas, Lantai 2 Gedung Rektorat, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Selasa (20/1/2026).
Proses pengukuhan dihadiri Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., Ketua, Sekretaris, dan Anggota Majelis Wali Amanat, Senat Akademik, Dewan Profesor, tamu undangan, serta keluarga besar dari para profesor yang dikukuhkan.
Adapun empat profesor yang dikukuhkan masing-masing:
1. Prof. Ir. Yusri Syam Akil, S.T., M.T., Ph.D., Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Energi, Fakultas Teknik.
2. Prof. dr. Uleng Bahrun, Sp.PK., SubSp.I.K. (K)., Ph.D., Guru Besar Bidang Imunologi, Fakultas Kedokteran.
3. Prof. dr. Marhaen Hardjo, M.Biomed, Ph.D., Guru Besar Bidang Biokimia Gastro-Entero Hepatologi, Fakultas Kedokteran.
4. Prof. Dr. dr. Deviana Soraya Riu, Sp.OG., Subsp. KFM, MHPE., Guru Besar Bidang Ilmu Obstetri dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran.
Rektor Unhas Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., menyampaikan dengan beragam latar keilmuan para guru besar Unhas, menjadi pondasi penting dalam menjawab tantangan masa depan. Kompleksitas permasalahan global saat ini membutuhkan perspektif multidisiplin yang saling melengkapi.
Oleh karena itu, Prof JJ menekankan, agar seluruh sivitas akademika dapat terus mendorong tumbuhnya semangat belajar lintas bidang, keterbukaan terhadap gagasan baru, serta kolaborasi antardisiplin ilmu sebagai kekuatan utama dalam pengembangan akademik dan riset.
“Kita akan menyelenggarakan Nobel Laureate lecture, sebagai wujud nyata komitmen Unhas dalam berkontribusi pada pengembangan sains dan teknologi. Melalui forum-forum ilmiah tersebut, Unhas tidak hanya berperan sebagai pengguna pengetahuan, tetapi juga menjadi trend setter dalam pengembangan ilmu pengetahuan,” jelas Prof JJ.
Lebih lanjut, Prof JJ juga menekankan pentingnya Thematic Research Group (TRG), termasuk dalam bidang kedokteran dan kesehatan. Dirinya menjelaskan, TRG Unhas menghadirkan mekanisme pendanaan riset yang berkelanjutan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan penelitian unggulan.
Skema pendanaan ini diharapkan mampu mendorong para peneliti untuk fokus pada pengembangan inovasi, memperluas jejaring kolaborasi, serta menghasilkan riset yang berdampak luas. Dengan sinergi yang kuat, Unhas optimis dapat terus berkontribusi signifikan dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Di akhir sambutannya, Prof JJ berharap para guru besar Unhas dapat terus menjadi motor penggerak perubahan, serta menjadi teladan dalam menjaga kualitas akademik dan integritas ilmiah. (*)
