Azhar Arsyad Kembali Pimpin DPW PKB Sulsel Periode 2026–2031

Ketua DPW PKB Sulawesi Selatan, Azhar Arsyad. (int)

INFOKINI.ID, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) resmi menetapkan Azhar Arsyad kembali menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Sulawesi Selatan periode 2026–2031. Ini menjadi periode ketiga Azhar memimpin PKB Sulsel sejak 2013 lalu.

Azhar Arsyad ditetapkan setelah dinyatakan lolos seluruh tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang dilaksanakan langsung oleh DPP PKB di Jakarta. Seluruh ketua DPW yang dinyatakan lolos UKK telah diterbitkan Surat Keputusan (SK) resmi oleh DPP PKB.

Azhar Arsyad bersama para Ketua DPW PKB se-Indonesia dijadwalkan akan dilantik secara serentak oleh DPP PKB di Jakarta pada 1–3 Februari 2026.

Momentum tersebut juga akan dirangkaikan dengan penyerahan SK serta penandatanganan Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen kepemimpinan dan loyalitas terhadap garis perjuangan partai.

“Penyerahan SK dan penandatanganan Pakta Integritas oleh DPP, Insya Allah akan dilaksanakan pada 1 Februari di Jakarta,” kata Azhar Arsyad usai mengikuti sosialisasi kepengurusan DPW PKB secara daring bersama jajaran DPP PKB, di Kantor DPW PKB Sulsel, Jalan Prof Basalamah, Makassar, Sabtu (24/1/2026).

Menurutnya, proses UKK kali ini mencerminkan keseriusan DPP PKB dalam menata organisasi dan menyiapkan kepemimpinan yang berkualitas. Ia menyebut tahapan seleksi berlangsung lebih ketat dibandingkan periode sebelumnya.

“Tesnya jauh lebih berat, mulai dari tes psikologi hingga berbagai tahapan penilaian lainnya. Intinya, seleksi kali ini sangat ketat,” ungkapnya.

Azhar juga menyoroti bahwa UKK tidak hanya diberlakukan bagi calon ketua DPW, tetapi juga diikuti oleh sejumlah pengurus pusat. Bahkan, Gus Abdul Halim — salah satu tokoh penting di DPP PKB — turut mengikuti UKK. Hal ini dinilainya sebagai bukti bahwa PKB mengedepankan prinsip meritokrasi dan profesionalisme kepemimpinan.

Pada tahap awal, terdapat beberapa nama yang diusulkan sebagai calon Ketua DPW PKB Sulsel. Namun, setelah melalui seluruh rangkaian UKK di tingkat pusat, hanya Azhar Arsyad yang dinyatakan lolos hingga tahap akhir, sehingga ditetapkan sebagai calon tunggal.

“Saat UKK di pusat, hanya saya yang melanjutkan ke tahap berikutnya. Karena itu, Sulsel akhirnya memiliki calon tunggal,” jelasnya.

Dalam sosialisasi kepengurusan DPW PKB Sulsel yang digelar secara daring tersebut, turut hadir sejumlah tokoh strategis PKB Sulsel, baik dari unsur legislatif maupun struktur partai. Kehadiran mereka menjadi penanda soliditas dan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Azhar Arsyad.

Hadir dalam forum tersebut Anggota DPR RI Fraksi PKB Syamsu Rizal MI, Ketua DPC PKB Kota Makassar yang juga Wakil Ketua DPRD Sulsel Fauzi Andi Wawo, Ketua Fraksi PKB DPRD Sulsel Zulfikar Limolang, serta sejumlah anggota DPRD Sulsel Fraksi PKB.

Selain itu, tampak pula Ketua Perempuan Bangsa Sulsel Hj. Fadilah Fahriana yang juga anggota DPRD Sulsel, Sekretaris DPW PKB Sulsel Muhammad Haekal, serta Bendahara DPW PKB Sulsel Dahran.

Kehadiran lintas struktur ini mencerminkan kesiapan PKB Sulsel untuk bergerak serentak dan terkoordinasi pascapenetapan kepengurusan baru.

Azhar menilai konsolidasi awal tersebut menjadi fondasi penting bagi PKB Sulsel dalam memperkuat kerja-kerja politik, membangun soliditas internal, serta memperluas basis dukungan masyarakat.

“Ini bukan sekadar sosialisasi kepengurusan, tetapi momentum konsolidasi. Seluruh elemen sepakat membawa PKB Sulsel menjadi partai yang lebih solid, progresif, dan siap menghadapi tantangan ke depan,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *