Siswi Asal Pinrang Tampil di Festival Budaya Melayu Day Thailand

Arsy Nurrahma, siswi kelas V Madrasah Ibtidaiyah Darud Da’wah wal Irsyad Kariango, tampil mewakili Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan, pada ajang budaya internasional Indonesia in 11 Tahun Melayu Day yang digelar di Yala, Thailand, 13–15 Februari 2026. (dok. kemenag)

INFOKINI.ID, THAILAND – Arsy Nurrahma, siswi kelas V Madrasah Ibtidaiyah Darud Da’wah wal Irsyad Kariango, tampil mewakili Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan, pada ajang budaya internasional Indonesia in 11 Tahun Melayu Day yang digelar di Yala, Thailand, 13–15 Februari 2026.

Partisipasi tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Madrasah Ibtidaiyah Darud Da’wah wal Irsyad Kariango, Ernawati.

“Kegiatan ini bertujuan mempromosikan budaya Melayu, memperkuat diplomasi budaya, meningkatkan kerja sama ekonomi melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, serta menjalin persahabatan antarnegara,” ungkap Ernawati, di Thailand, Senin (16/2/2026).

Arsy tergabung dalam Sanggar Seni Lasinrang S2L, kelompok seni yang membawa misi diplomasi budaya melalui pertunjukan tari bertema Asal Mula Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan. Penampilan itu menjadi representasi kekayaan budaya daerah di panggung internasional.

Melayu Day di Yala dikenal sebagai festival budaya tahunan terbesar di Thailand Selatan sejak pertama kali diselenggarakan pada 2014.

Kegiatan ini merayakan kemiripan budaya serumpun Melayu antara Indonesia, Malaysia, dan Thailand Selatan.

Rangkaian acara festival meliputi pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, kuliner khas, pertunjukan tari, hingga peragaan busana. Festival tersebut juga menjadi ruang strategis untuk mempererat hubungan diplomatik dan sosial lintas negara.

Ernawati menjelaskan, Indonesia secara konsisten berpartisipasi dalam festival tersebut dengan membawa delegasi seni tari, kuliner, dan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dari berbagai provinsi.

“Ananda Arsy merupakan salah satu perwakilan Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan. Melalui Sanggar Seni Lasinrang, ia mempersembahkan tarian yang mengangkat sejarah dan identitas daerah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *