INFOKINI.ID, MAKASSAR – PSM Makassar kembali menelan kekalahan. Saat bertandang ke markas Persebaya Surabaya pada pekan ke-23 Super League 2025/2026, PSM takluk dengan skor tipis 1-0. Ini merupakan kekalahan ketiga secara beruntun.
Satu-satunya gol Persebaya pada laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu malam (25/2/2026), dicetak oleh Gali Freitas menit ke-27.
Pelatih kepala PSM, Tomas Trucha, mengaku kekalahan tipis ini sangat menyakitkan.
Ia mengakui, secara taktis tim sudah memahami pola permainan Persebaya serta komposisi pemain yang diturunkan, sehingga seharusnya mampu mengantisipasi lawan.
“Saya bisa melihat tim yang bekerja dengan saya, yang bisa bersaing dengan semua orang di liga ini. Saya percaya Anda melihat permainan kami melawan Persija, Malut, Borneo, Persib,” kata Trucha.
Trucha menilai kegagalan timnya memaksimalkan peluang menjadi penyebab kekalahan atas Persebaya.
“Saya dapat melihat bahwa tim ini, mereka bekerja keras, mereka melakukan banyak hal baik dalam latihan. Mereka memiliki peluang dan hasilnya tidak datang. Jadi itu membuat frustrasi, itu membuat saya sedih,” tuturnya.
Trucha menyebut anak asuhnya selalu kalah tipis dari lawan dengan selisih satu gol. Kelahan tipis itu, baginya, menyakitkan.
“Ada tim di liga yang kalah 3-0, 4-0, 4-1, dan kami bukan tim seperti itu. Kami selalu kehilangan 1-0, 1-0, 2-1, jadi itu menyakitkan, itu menyakitkan,” ujarnya.
Menurutnya, manajemen klub telah memberikan dukungan melalui penambahan pemain guna meningkatkan kedalaman dan keseimbangan skuad.
Ia menegaskan kini tim memiliki lebih banyak opsi, sehingga fokus berikutnya adalah mengonversi peluang menjadi poin.
“Jadi kita harus melihat ke depan, selalu ada pertandingan lain dalam sepakbola, dan mari kita percaya bahwa itu pelajaran sulit lainnya bagi kami,” tambahnya.















