Iran Luncurkan Rudal Generasi Anyar yang Canggih, Sasar Pangkalan AS hingga Israel

Kota Tel Aviv dalam kondisi siaga tinggi akibat serangan rudal. (int)

INFOKINI.ID – Perang Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel, belum ada tanda-tanda bakal berakhir. Iran yang diserang pun terus membalas serangan. Terbaru, rudal anyar Iran menyasar pangkalan AS hingga Israel.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) sebelumnya mengatakan fase lain dari Operasi Janji Sejati 4 telah dimulai, dengan membanggakan “eksekusi peluncuran rudal yang sempurna dari rantai pangkalan rudal IRGC yang tak terputus.”

Fase sebelumnya, “secara tegas menghancurkan propaganda arogan penindasan global yang mengklaim kemampuan pertahanan Iran melemah atau operasi rudal dan drone goyah,” kata IRGC, Sabtu (7/3/2026).

Menurut IRGC, operasi tersebut melibatkan sistem rudal canggih, termasuk rudal Khorramshahr-4, Kheibar, dan Fattah.

Menurut pernyataan tersebut, serangan rudal menghantam target-target di seluruh wilayah pendudukan dan posisi yang terkait.

IRGC kini mengumumkan peluncuran gelombang serangan ke-23 “Operasi Janji Sejati 4”. Operasi itu berupa pengerahan rudal generasi baru terhadap target-target di wilayah Israel dan pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah.

Dalam sebuah pernyataan pada Jumat (6/3) waktu setempat, Kantor Hubungan Masyarakat IRGC mengatakan fase terbaru operasi tersebut dilakukan pada hari itu sebagai bagian dari serangan gabungan drone dan rudal.

Menurut pernyataan tersebut, gelombang terbaru melibatkan sistem rudal canggih yang dirancang untuk menyerang banyak target.

“Dalam gelombang ini, rudal berbahan bakar padat dan cair generasi baru menargetkan sasaran di wilayah pendudukan dan pangkalan-pangkalan Amerika di wilayah tersebut,” kata IRGC dalam pernyataannya, dilansir media Iran, Press TV.

Rudal-rudal tersebut, dikutip dari detik.com, disebutkan menghantam sejumlah instalasi militer AS di seluruh wilayah tersebut.

“Markas besar pasukan teroris AS di pangkalan Sheikh Isa, Juffair, Ali al-Salem, dan al-Azraq termasuk di antara target yang dihantam dalam gelombang ini,” bunyi pernyataan tersebut, merujuk pada pos-pos terdepan Amerika di Bahrain, Kuwait, dan Yordania.

IRGC juga mengatakan bahwa target di dalam wilayah Israel juga terkena serangan selama operasi tersebut.

“Juga di wilayah penting dan sensitif Be’er Sheva di wilayah pendudukan, pusat teknologi canggih, fasilitas keamanan siber, dan pusat dukungan militer termasuk di antara target,” kata IRGC, merujuk pada kota pendudukan yang berfungsi sebagai pusat teknologi rezim Israel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *