INFOKINI.ID, MAKASSAR – Kapan musim kemarau 2026 di wilayah Sulawesi Selatan dimulai?
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar, bahwa musim kemarau 2026 diprediksi akan datang lebih awal pada 24 zona musim (ZOM). Musim kemarau diprediksi dimulai Juli, sementara puncaknya diperkirakan terjadi pada Agustus.
“Awal musim kemarau diprediksi terjadi sebagian besar Juli 2026 sebesar 46% (11 ZOM) dari 24 ZOM, di sebagian wilayah utara, timur dan selatan Sulawesi Selatan,” kata Kepala Stasiun Klimatologi Sulsel Ayi Sudrajat dalam keterangannya, Sabtu (14/3/2026).
Sementara awal musim kemarau di wilayah barat Sulsel diprediksi pada Mei 2026 sebesar 21% (5 ZOM) dari 24 ZOM. Prediksi sifat hujan musim kemarau umumnya di bawah normal sebesar 79% (19 ZOM) dari 24 ZOM.
“Jika dibandingkan dengan rata-rata data 30 tahun (normal tahun 1991-2020), awal musim kemarau diprediksi umumnya ‘maju dari rata-ratanya’ sebesar 88% (21 ZOM) dari 24 ZOM,” paparnya.
BMKG memperkirakan puncak musim kemarau di sebagian besar wilayah barat dan utara Sulsel terjadi pada Agustus 2026. Namun sebagian wilayah timur dan selatan puncak musim kemarau diprediksi pada September 2026.
“Pada saat puncak musim kemarau di wilayah Indonesia perlu diwaspadai untuk daerah-daerah yang rentan terhadap kekeringan dan kebakaran gambut,” ucap Ayi.
BMKG berharap informasi prediksi musim kemarau 2026 menjadi acuan penyusunan rencana aksi dini (early action) bagi kementerian/lembaga, pemerintah daerah, institusi terkait, serta lebih optimal dalam mengedukasi masyarakat tentang cara menghadapi risiko bencana agar lebih siap dan antisipatif terhadap potensi bencana hidrometeorologi.















