Kapan Musim Kemarau di Makassar? Ini Prakiraan BMKG

Ilustasi cuaca yang panas karena kemarau. (int)

INFOKINI.ID, MAKASSAR – Musim kemarau di Kota Makassar dan sekitarnya diprediksi baru akan terjadi pada awal Mei 2026.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi Kota Makassar dan sekitarnya masih berada pada musim hujan hingga April mendatang, meski curah hujan akan mengalami tren penurunan sebagai tanda awal peralihan ke musim kemarau.

Prakirawan Cuaca BMKG Wilayah IV Makassar Amhar Ulfiana mengatakan meski masih musim hujan, kondisinya perlahan normal atau menurun dibanding bulan sebelumnya.

“Wilayah Makassar dan sekitarnya ini memang belum memasuki musim kemarau. Jadi kondisi di mana masih ada hujan itu masih normal. Namun dilihat dari intensitasnya ini cenderung menurun dibanding bulan lalu atau minggu lalu juga,” kata Amhar, Rabu (25/3/2026).

Menurut Amhar, tren penurunan intensitas hujan masih berlanjut dalam beberapa waktu ke depan. BMKG memperkirakan belum ada potensi hujan lebat dalam sepekan ke depan.

“Untuk di Makassar sebenarnya karena dalam satu minggu ini kami perkirakan tidak ada potensi hujan sedang hingga lebat, jadi mungkin bisa merasa lebih aman,” ujarnya.

Amhar mengungkapkan, musim kemarau di Makassar diperkirakan mulai terjadi pada awal Mei. Sementara masa peralihan dari musim hujan ke kemarau diprediksi mulai berlangsung pada April.

“Untuk wilayah Makassar diperkirakan musim kemaraunya di bulan Mei,” jelas Amhar.

Waspada Masa Pancaroba

Meski kondisi cuaca Makassar hingga akhir Maret relatif aman dari hujan lebat yang berisiko banjir, Amhar tetap meminta masyarakat waspada terhadap perubahan cuaca mendadak.

“Kami sampaikan untuk tetap waspada akan perubahan cuaca yang terjadi secara sporadis atau tidak merata di wilayah Makassar dan dapat terjadi secara tiba-tiba,” tuturnya.

Amhar juga mengimbau masyarakat mempersiapkan diri menghadapi masa peralihan atau pancaroba pada April mendatang. Pada periode ini, Makassar berpotensi dilanda hujan yang disertai petir dan angin kencang.

“Biasanya di peralihan itu kadang ada kondisi cuaca hujan yang disertai petir kilat dan angin kencang yang terjadi secara singkat,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *