INFOKINI.ID, MAKASSAR – Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia memastikan jadwal pemberangkatan jemaah haji dari Embarkasi Makassar menuju Tanah Suci akan dimulai pada 22 April 2026, dengan jemaah mulai masuk Asrama Haji Sudiang pada 21 April 2026.
Embarkasi Makassar kembali menjadi salah satu embarkasi terbesar di Indonesia yang melayani jemaah dari wilayah Indonesia Timur, seperti Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, mengatakan seluruh persiapan penyelenggaraan ibadah haji terus dimatangkan agar proses pemberangkatan hingga pemulangan berjalan lancar.
“Kami memastikan seluruh tahapan penyelenggaraan ibadah haji berjalan sesuai jadwal. Mulai dari kesiapan asrama haji, transportasi, layanan kesehatan, konsumsi, hingga dokumen perjalanan jemaah,” ujar Ikbal Ismail dalam keterangannya.
Ia menambahkan, meskipun kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah masih mengalami dinamika, pemerintah Indonesia bersama Pemerintah Arab Saudi memastikan pelaksanaan ibadah haji tetap berjalan sesuai rencana.
“Pemerintah Indonesia terus berkoordinasi dengan Pemerintah Arab Saudi agar seluruh proses pemberangkatan dan pelaksanaan ibadah haji berjalan aman dan lancar,” katanya.
Perjalanan ibadah haji para jemaah akan dimulai dari Asrama Haji Sudiang Makassar. Di lokasi ini, jemaah menjalani pemeriksaan kesehatan akhir, pembagian paspor dan dokumen perjalanan, pembagian gelang identitas, serta mengikuti pembekalan terakhir sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Jemaah dijadwalkan mulai masuk asrama pada 21 April 2026, sementara kloter pertama akan diberangkatkan pada 22 April 2026 menuju Madinah.
Tahun ini, Embarkasi Makassar dijadwalkan akan memberangkatkan jemaah dalam 43 kelompok terbang (kloter).
Berdasarkan jadwal resmi pemerintah yang tertuang dalam Keputusan Menteri Haji dan Umrah yang diperbarui pada Maret 2026, pemberangkatan jemaah haji Indonesia dibagi menjadi dua gelombang.
Gelombang I dengan tujuan Madinah diberangkatkan mulai 22 April hingga 6 Mei 2026. Sedangkan Gelombang II dengan tujuan Jeddah diberangkatkan mulai 7 Mei hingga 21 Mei 2026.
Selama periode tersebut, jemaah yang berada di Madinah akan diberangkatkan secara bertahap menuju Makkah mulai 1 Mei hingga 15 Mei 2026. Seluruh kedatangan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi dijadwalkan selesai pada 21 Mei 2026.
Setelah seluruh rangkaian ibadah selesai, jemaah akan dipulangkan ke Indonesia secara bertahap dalam dua gelombang.
Pemulangan Gelombang I dimulai 1 Juni hingga 15 Juni 2026, sedangkan pemulangan Gelombang II dimulai 16 Juni hingga 30 Juni 2026. Kedatangan terakhir jemaah di Indonesia pada 1 Juli 2026.
Dengan demikian, seluruh rangkaian penyelenggaraan ibadah haji Indonesia tahun 2026 berlangsung lebih dari dua bulan, mulai dari pemberangkatan hingga pemulangan terakhir jemaah ke Tanah Air.
Ikbal berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan baik dan kembali dalam kondisi sehat.
“Kami berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk, tertib, menjaga kesehatan, serta kembali ke Tanah Air sebagai haji yang mabrur,” ujarnya.
Pemerintah juga mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kondisi fisik, memperbanyak minum air, serta mengikuti seluruh arahan petugas haji selama berada di Arab Saudi.















