Presiden Prabowo Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri di Istana, Tekankan Soliditas dan Kepercayaan Rakyat

Foto: ist

INFOKINI.ID, JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan tegas kepada 800 perwira tinggi TNI dan Polri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Pertemuan strategis ini menekankan pentingnya soliditas, integritas, serta peningkatan profesionalisme aparat dalam menghadapi dinamika ancaman pertahanan dan keamanan masa depan yang semakin kompleks.

Momen pengarahan ini dinilai krusial menyusul rangkaian peristiwa penting kenegaraan, mulai dari peringatan HUT ke-81 TNI hingga pelantikan kepemimpinan baru di tubuh Kepolisian Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dan Wakapolri Komjen Wahyu Hadiningrat.

PDAM

Dalam arahannya, Presiden menyoroti pergeseran karakteristik ancaman global yang kini merambah ke ranah siber, penggunaan drone, perang hibrida, hingga kejahatan lintas negara berbasis teknologi. Oleh karena itu, kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan TNI dan Polri wajib ditingkatkan melalui rekrutmen yang selektif serta sistem pendidikan modern yang menguasai teknologi dan hukum.

Meski demikian, penekanan utama tetap diarahkan pada orientasi pelayanan publik dan kedekatan aparat dengan masyarakat. Kepala Negara menegaskan bahwa TNI adalah tentara rakyat dan Polri adalah pengayom masyarakat. Sinergi dan kekompakan antarinstitusi harus berjalan beriringan tanpa mengaburkan batas kewenangan yang diatur dalam regulasi terbaru, yakni UU Nomor 5 Tahun 2026 tentang Kepolisian serta UU Nomor 3 Tahun 2025 tentang TNI.

Kepercayaan masyarakat dinilai sebagai tolok ukur utama keberhasilan tugas aparat. Negara hadir bukan untuk menciptakan rasa takut, melainkan untuk memberikan perlindungan, kecepatan respons, dan keadilan yang dirasakan langsung oleh setiap warga di dalam kehidupan sehari-hari.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *