PT TSM-PSMTI Sulsel Gelar Open Badminton Tournament, Berhadiah Ratusan Juta dan Asuransikan Peserta

INFOKINI.ID, MAKASSAR– Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-27, PT Tri Star Mandiri (TSM) bersama PB TSM dan didukung penuh oleh Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Sulawesi Selatan siap menggebrak Kota Makassar lewat ajang olahraga bergengsi bertajuk TSM Open Badminton Tournament 2026. Kejuaraan bulu tangkis terbuka yang diprediksi bakal menyedot perhatian para pencinta bulu tangkis ini dijadwalkan berlangsung pada 24 hingga 28 Oktober 2026 mendatang di GOR Poltekkes Makassar.

Ketua PSMTI Sulawesi Selatan sekaligus jajaran direksi PT TSM, Thiawudy Wikarso, mengungkapkan bahwa turnamen ini dihadirkan untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi para penggiat bulu tangkis di daerah. “Melalui turnamen ini, harapannya kita bisa memberi ruang yang lebih kepada pengprov bulu tangkis sekaligus juga melihat bibit-bibit muda, bakat-bakat muda,” ujar Thiawudy Wikarso, dalam keterangannya, Selasa (13/10/2026).

PDAM

Thiawudy menambahkan, selain memeriahkan hari ulang tahun perusahaan dan mempererat hubungan antar-atlet, turnamen ini diharapkan menjadi wadah pemantauan bakat bagi kelompok usia junior. Ke depan, tidak menutup kemungkinan pembinaan akan dilakukan secara lebih intensif, bahkan membuka peluang terbentuknya klub khusus bulu tangkis di bawah naungan kolaborasi ini. Melalui pelaksanaan turnamen ini, Thiawudy berharap para peserta dapat bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas, memperluas jejaring, serta melahirkan bibit-bibit unggul baru yang mampu mengharumkan nama Sulawesi Selatan di tingkat regional maupun nasional.

“Jadi ini untuk pertama kalinya PSMTI bekerja sama dengan Pengcab PBSI dan TSM untuk melakukan turnamen ini. Memang di PSMTI sendiri ada bidang olahraga. Jadi salah satunya itu  wushu, kempo, taekwondo. Cuma untuk pertama kali kolaborasi di bidang olahraga, turnamen bulutangkis ini yang dilaksanakan,” ungkap Thiawudy.

Ia menyebutkan bahwa di samping kegiatan olahraga, PSMTI secara rutin aktif menggelar kegiatan sosial seperti donor darah dan bakti sosial, termasuk family fun walk yang sukses diikuti 1.300 peserta di CPI.

Di kesempatan yang sama, Pimpinan Cabang PT TSM sekaligus Ketua PB TSM, Agus Rahman, mengungkapkan bahwa turnamen berskala terbuka ini menargetkan partisipasi sekira 300 pasang peserta. Ajang ini mempertandingkan lima kategori utama, yakni C Under, D Non, Mix Dewasa, Ganda Putri, serta Ganda Putra Binaan. “Kami rencanakan sekitaran estimasi kurang lebih 300 pasang. Untuk kegiatan turnamen ini yang meliputi lima kategori,” ujar Agus Rahman.

Hadiah fantastis dengan total mencapai ratusan juta rupiah telah disiapkan panitia untuk memicu semangat persaingan sehat para atlet amatir. Pada kategori C Under, juara pertama berhak mengantongi Rp15.000.000, juara kedua Rp10.000.000, dan juara tiga bersama Rp10.000.000 dengan biaya pendaftaran Rp450.000. Untuk kategori D Non, panitia menyiapkan hadiah Rp12.000.000 bagi juara satu, Rp8.000.000 untuk juara dua, Rp8.000.000 untuk juara tiga bersama, dan Rp4.000.000 bagi pebulu tangkis yang menembus perempat final, dengan biaya pendaftaran Rp400.000.

Sementara itu, pada kategori Ganda Putri serta Mix Dewasa, masing-masing memperebutkan hadiah senilai Rp8.000.000 untuk juara satu, Rp5.000.000 untuk juara dua, dan Rp5.000.000 untuk juara tiga bersama dengan biaya pendaftaran Rp375.000. Adapun pada kategori Ganda Putra Binaan, panitia mengalokasikan hadiah sebesar Rp4.000.000 bagi juara satu, Rp2.000.000 untuk juara dua, dan Rp3.000.000 bagi juara tiga bersama dengan biaya pendaftaran sebesar Rp250.000.

Daya tarik utama sekaligus pembeda paling krusial pada kejuaraan tahun ini terletak pada standar keselamatan peserta. Panitia menerapkan kebijakan inovatif dengan mendaftarkan seluruh peserta ke dalam perlindungan asuransi keselamatan selama lima hari penuh pertandingan. Langkah ini menjadikan TSM Open Badminton Tournament 2026 sebagai percontohan turnamen amatir pertama dan terdepan di Sulawesi Selatan dalam hal proteksi atlet.

“Ini adalah percontohan turnamen di Sulsel. Karena untuk semua peserta yang ikut mendaftar, kami buatkan jaminan asuransi. Jadi kami menjamin seluruh peserta di bawah naungan asuransi selama 5 hari pelaksanaan turnamen,” tegas Agus.

Tak hanya Asuransi, Agus menjelaskan bahwa meskipun dikemas sebagai kejuaraan amatir, kualitas teknis dan administrasi pertandingan tetap menjadi prioritas utama. Panitia telah mengantongi rekomendasi resmi dari Pengprov PBSI Sulawesi Selatan dan menurunkan tim verifikasi khusus yang dipimpin oleh Tjita Kusnadi guna memetakan level kemampuan peserta berdasarkan sistem klasifikasi yang ketat. Khusus untuk kategori pemula, panitia memberlakukan aturan batasan usia maksimal 18 tahun. Tingginya antusiasme masyarakat membuat ajang ini tidak hanya diikuti oleh peserta dari wilayah Makassar dan Sulawesi Selatan, tetapi juga dipastikan diramaikan oleh pebulu tangkis tamu dari Pulau Jawa yang berlaga di kategori C Under.

Agus Rahman menceritakan bahwa turnamen yang kini memasuki tahun kedua penyelenggaraannya ini lahir dari hobi serta kegemaran mendalam para karyawan dan manajemen PT TSM terhadap olahraga bulu tangkis. Berawal dari kegiatan olahraga internal, tingginya animo komunitas bulu tangkis luar mendorong perusahaan untuk menggelar kejuaraan berskala terbuka secara berkesinambungan.

“Kenapa fokus di bulu tangkis? Karena kebetulan sebagian dari karyawan itu pecinta bulu tangkis, termasuk saya sendiri. Jadi awalnya itu cuma sekadar mabar, tiba-tiba kejuaraan sering berjalan. Karena teman-teman sering bertanya, ‘Kok TSM tidak buat?’ Maka kita coba buat di awal tahun, alhamdulillah sukses. Lalu kita buka yang open-nya ini,” kenang Agus.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *