INFOKINI.ID, GOWA– Personel Polsek Bontomarannu bergerak cepat mengamankan seorang pria yang diduga terlibat aksi penyerangan menggunakan senjata tajam jenis busur panah di Dusun Lantebung, Desa Pakkatto, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Minggu pagi (18/10/2026).
Terduga pelaku berinisial EE (19), seorang petugas keamanan (satpam) yang berdomisili di Desa Pakkatto, diamankan petugas sekitar pukul 07.10 WITA usai menerima laporan masyarakat. Pria tersebut langsung digelandang ke Mapolsek Bontomarannu untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Peristiwa teror busur tersebut diduga berawal saat pria berinisial D mendapat informasi dari rekannya mengenai keberadaan orang tak dikenal yang membentangkan busur panah. Merespons laporan tersebut, D mengumpulkan kelompoknya di depan Nindy Mart Dusun Lantebung.
Kelompok tersebut kemudian menyisir area dari Dusun Lantebung hingga Desa Nirannuang. Lantaran tidak menemukan target yang dicari, kelompok itu mendadak melakukan penyerangan secara acak di lokasi sebelum akhirnya melarikan diri.
Pelarian kelompok tersebut menyisakan jejak. EE yang mengaku HP miliknya terjatuh saat aksi penyerangan, memutuskan kembali ke lokasi untuk mencari ponsel tersebut. Namun, perangkat telepon pintar merek iPhone miliknya justru telah ditemukan warga hingga akhirnya EE diamankan dan diserahkan ke pihak kepolisian.
Selain mengamankan terduga pelaku, polisi juga menyita dua buah anak busur serta satu unit handphone sebagai barang bukti. Kapolsek Bontomarannu, AKP Ardiansyah, S.Pd., menegaskan bahwa penyidik tengah mendalami motif penyerangan serta menelusuri keterlibatan pelaku lain yang teridentifikasi dalam kejadian tersebut.
“Kami bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat untuk mencegah gangguan kamtibmas berkembang. Kami mengimbau warga agar tetap tenang, tidak main hakim sendiri, serta tidak terprovokasi melakukan aksi balasan. Serahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada kepolisian,” tegas AKP Ardiansyah.
Pihak kepolisian telah mengarahkan korban untuk membuat laporan resmi guna memperkuat proses hukum, sekaligus menyiagakan personel untuk mengantisipasi potensi konflik susulan di wilayah Pakkatto.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian dilaporkan relatif aman dan kondusif, sementara penyidik Polsek Bontomarannu terus melakukan pendalaman fakta kasus tersebut.(*)
















