Sejumlah Lokasi Tergenang, Ini Penjelasan Wali Kota

Jalan Dg Tata yang tergenang air, Rabu (10/3/2021). (Infokini/Aya)

INFOKINI.ID, MAKASSAR – Hujan yang mengguyur Kota Makassar memicu genangan air dan banjir disejumlah titik jalan poros Makassar.

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto mengatakan dari pantauan aplikasi cuaca yang dipantau sejak tadi subuh, dan berita dari Balai Pompengan yang diupdate kepadanya, mengalami risiko genangan dan banjir.

“Mulai pukul 04.30 subuh, kemudian pengecekan aplikasi pasang, memberi tanda bahwa memang sekitar pukul 02.00 sampai pukul 18.00 ini Makassar mengalami risiko genangan dan banjir,” ucapnya, Rabu (10/3/2021).

Danny juga mengaku baru berkeliling untuk memantau langsung situasi di lapangan. Dia melihat genangan air di sejumlah titik dengan ketinggian cukup signifikan.

“Memang kalau saya pantau, sejak tadi pagi berada pada daerah-daerah yang memang menjadi bagian langganan banjir akibat ketinggian tanah yang rendah,” terangnya.

Untuk itu, ia mengimbau pada seluruh masyarakat untuk siaga, begitu pun dengan seluruh SKPD terkait termasuk para camat.

“Saya sudah menelpon beberapa camat, termasuk Camat Biringkanaya yang sedang sekarang menyalurkan masyarakat untuk diungsikan di masjid,” ucapnya.

Menurutnya, jika sampai pukul 20.00 WITA masih banjir, maka ia akan turun membantu masyarakat.

“Sementara tadi, kalau saya lihat di Manggala, air semakin naik. Seluruh kanal-kanal air sudah rata, dan memang puncaknya pukul 18.00 ini pasang tertinggi, sampai 1,3 meter. Kita doakan, kita akan lihat, kita pantau. Kalau sampai pukul 20.00 malam masih banjir, karena itu pada saat penurunan, maka kita harus betul-betul turun semua, untuk membantu masyarakat,” tuturnya.

Ia berharap banjir ini sifatnya hanya sementara. “Karena ini puncaknya, kalau malam kita lihat terjadi penurunan berarti dia mengikuti pasang. Tapi kalau tidak, terpengaruh sekali dari bukaan air di Jeneberang,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *