Rangga Reses di Bontonompo, Warga Pertanyakan Soal Omicron dan Kapan Pandemi Berakhir

Suasana reses Anggota DPRD Sulsel, Fahruddin Rangga ()

INFOKINI.ID, GOWA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulsel, Fahruddin Rangga kembali menyerap aspirasi warga (reses) Salojo, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, Selasa (8/2/2022).

Turut hadir mendampingi dalam pelaksanaan reses adalah Kepala Desa Salajo dan beberapa kepala dusun, Ketua BPD yang ada di Desa Salajo serta beberapa tokoh masyarakat, tokoh agama setempat.

Rangga memilih lokasi tersebut karena secara politik tempat itu memberi kontribusi terhadap keterpilihannya menjadi anggota legislatif, sehingga punya tanggung jawab moril terhadap masyarakat wilayah tersebut.

“Apa yang dilakukan hari ini semata agar masyarakat wilayah tersebut dapat lebih mudah menyalurkan aspirasi dan harapannya,” ucap Rangga.

Anggota Fraksi Golkar ini dalam sambutannya mengatakan, reses adalah kesempatan yang baik untuk menyampaikan berbagai persoalan yang ada dan yang dialami dalam keseharian.

“Masyarakat dapat dengan mudahnya berbicara terbuka menyampaikan pikirannya dalam kesempatan reses seperti ini,” tutur Rangga.

Rangga menjelaskan bahwa, reses ini merupakan wadah penyaluran aspirasi masyarakat kepada anggota DPRD yang mewakilinya.

Olehnya itu lanjutnya, peserta yang hadir dalam reses ini sedapat mungkin dapat menyampaikan kondisi yang ada di masyarakat.

“Reses ini idealnya dihadiri seluruh elemen masyarakat, karena segala persoalan yang terjadi di tengah masyarakat dapat disampaikan secara terbuka,” katanya.

Lanjutnya, apa yang berkembang di dalam dialog dan tanya jawab pada reses ini hampir sama kebutuhan masyarakat di titik pertama tempat pelaksanaan reses sebelumnya.

Legislatif Fraksi Golkar Sulsel ini menjelaskan, permasalahan yang muncul masih dominan kebutuhan pertanian, diantaranya jalan tani, mesin pompa, alsintan, pupuk, bibit dan persoalan irigasi serta kebutuhan nelayan.

“Namun masih ada pula masyarakat yang mempertanyakan varian omicron yang akhir-akhir sering diperbincangkan masyarakat, dan juga menanyakan masa pandemi Covid-19 kapan berakhir dan keadaan bisa normal kembali,” katanya.

Terakhir dirinya menegaskan bahwa, aspirasi masyarakat yang ia terima hari ini akan ia rangkum dan menjadi satu bagian dengan hasil reses.

“Secara keseluruhan di wilayah Kabupaten Gowa dan Takalar menjadi tanggung jawab yang akan kami perjuangkan dalam usulan kegiatan prioritas baik dalam setiap pembahasan APBD berikutnya,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *