INFOKINI.ID, MAKASSAR – Anggota DPRD Sulawesi Selatan Fahruddin Rangga menggelar kegiatan Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil) di Kabupaten Takalar, Sabtu (21/5/2022).
Sebagaimana jadwal yang ditetapkan Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Sulsel, pada tanggal 20 hingga 22 Mei 2022 anggota dewan melaksanakan Kundapil.
Dalam Kundapil tersebut, legislator Fraksi Golkar Sulsel ini menitikberatkan pada penerima bantuan kelompok tani.
Seperti jalan tani di Kelurahan Manongkoki dan bantuan alsintan di Parangbaddo, Kecamatan Polombangkeng Utara, Takalar, Minggu (22/5/2022).
Fahruddin Rangga mengatakan bahwa, Kundapil ini merupakan kegiatan yang digunakan untuk melihat sejauhmana manfaat dari bantuan yang telah diperoleh masyarakat.
“Jadi, menjalankan fungsi pengawasan terhadap seluruh kegiatan yang anggarannya menggunakan APBD Provinsi Sulawesi Selatan khususnya yang dilaksanakan di tahun 2021,” kata Rangga.
Pasalnya kata Rangga, dari keseluruhan informasi yang didapatkan akan menjadi bahan atau referensi dalam pelaksanaan evaluasi APBD.
Rangga menambahkan bahwa, secara umum yang melatarbelakangi Kundapil ini dimasukkan dalam Rencana Kerja DPRD tahun 2022.
Lanjut Rangga bahwa, salah satunya adalah memaksimalkan fungsi pengawasan yang melekat pada masing-masing anggota DPRD dan Kundapil.
“Ini juga sebagai momentum untuk melihat hasil pembangunan di daerah pemilihan masing-masing anggota DPRD Sulsel,” tuturnya.
“Sebagai wujud komitmen yang tinggi terhadap keikutsertaan dalam mendukung kebijakan pemerintah,” tambahnya.
Ia juga mengatakan yang dihadirkan dalam Kundapil ini adalah keterwakilan berbagai elemen masyarakat perwakilan kelompok penerima manfaat, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda yang ada di wilayah lokasi Kundapil tersebut.
“Kegiatan Kundapil di dua titik lokasi ini masih tetap menerapkan protap protokol kesehatan masa pandemi Covid-19,” terangnya.
Salah seorang tokoh masyarakat, Dg Ago warga Kelurahan Manongkoki menyampaikan harapannya agar dapat diberikan bantuan modal usaha industri kecil maubel dan pelatihan.
“Agar produknya lebih berkualitas dan punya daya saing dengan produk dari Jawa,” beber Dg Ago.
Sementara itu, H Nakku selaku tokoh masyarakat tani di Desa Parangbaddo yang kebetulan mendapat bantuan mobil combine (mobil panen) tahun 2021 menyampaikan rasa terima kasih kepada Rangga.
“Karena sudah memfasilitasi sehingga bantuan tersebut didapatkan,” ujar H Nakku.
















