INFOKINI.ID, KEDIRI – Kepala Staf Divisi 3 Kostrad Brigjen TNI Susilo didampingi Danbrigif Para Raider 3 Kostrad Letkol Inf Kamil Bahren Pasha, mengunjungi rumah duka orang tua prajurit Yonif Para Raider 431/SSP asal Kediri, Pratu Anumerta Beryl Kholif Al Rohman, yang gugur pada saat kontak senjata dengan Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP), Kamis (30/6/2022).
Kasdivif dan Danbrigif mengucapkan duka dan bela sungkawa kepada keluarga almarhum Prajurit yang tergabung dalam Satgas Kodim Yonif PR 431/SSP yang gugur dalam baku tembak di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang Papua.
Kedua pejabat Jajaran Divisi 3 Kostrad tersebut memberikan santunan dan dukungan agar keluarga yang ditinggalkan tetap tabah karena anak mereka gugur menjadi pahlawan membela negara.
Kasdivif 3 Kostrad mewakili Pangdivif 3 Kostrad mengucapkan bela sungkawa yang mendalam atas gugurnya prajurit terbaik dari Yonif PR 431/SSP/3/3 Kostrad.
“Atas nama keluarga besar Divisi Infanteri 3 Kostrad menyatakan turut berduka cita kepada keluarga Almarhum, semoga amal ibadah Almarhum semasa hidupnya diterima di sisi Allah SWT dan diampuni dari segala dosa-dosanya,” ungkap Brigjen TNI Susilo.
Sementara Danbrigif PR 3 Kostrad menambahkan, sebagai seorang prajurit, Almarhum telah memberikan bakti terbaiknya kepada bangsa dan negara.
“Sebagai seorang prajurit, almarhum Pratu Anm Beryl Kholif Al Rohman telah memberikan bakti terbaiknya kepada bangsa dan negara dengan memberikan jiwa dan raganya demi terciptanya rasa aman di tanah Papua,” kata Danbrigif saat mengunjungi rumah duka keluarga Almarhum Pratu (Anm) Beryl Kholif Al Rohman di Kediri Jawa Timur.
Almarhum meninggalkan keluarga dan kerabat antara lain Ibu serta kakak kandung Perempuan. Almarhum merupakan anak yatim, dimana Ayah Almarhum merupakan seorang PNS Pemda di Kantor Kecamatan setempat dan telah meninggal dunia pada 2014.
Sesuai permintaan keluarga, pemakaman almarhum Pratu Anumerta Beryl Kholif Al Rohman akan dilaksanakan di TPU Desa Sukoharjo di samping makam ayah almarhum, pada hari Sabtu (2/7/2022), dengan prosesi Upacara Militer.
Walaupun sedih, namun Ibu kandung Almarhum ikhlas dan bangga anaknya gugur dalam penugasan dalam rangka tugas mulia untuk membela kedaulatan NKRI.
















