PSM Bertekad Raih Poin Penuh di Markas Borneo FC

Para pemain PSM Makassar saat menjalani latihan. PSM akan dijamu Borneo FC, di Stadion Segiri Samarinda, pada Sabtu, 3 Januari 2026. Kick off pukul 16.30 WITA. (Foto: X/@PSM_Makassar)

INFOKINI.ID, MAKASSAR – Selama bulan Januari 2026 ini, PSM Makassar akan menghadapi tiga laga krusial dalam lanjutan Super League.

Selain akan bertandang ke markas Borneo FC (3/1/2026), PSM juga akan menjamu Bali United di Stadion BJ Habibie Parepare (9/1/2026), dan bertandang ke markas Persijap di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara (24/1/2026).

Kini, PSM sedang fokus untuk menghadapi Borneo FC. Laga akan berlangsung di Stadion Segiri Samarinda, pada Sabtu, 3 Januari 2026. Kick off pukul 16.30 WITA.

Meski bermain tandang, PSM tetap bertekad kuat meraih poin penuh demi menjaga posisinya di papan klasemen. PSM sudah melakukan persiapan yang semakin matang.

Bek PSM, Daffa Salman menegaskan kesiapan skuad Juku Eja menghadapi Borneo FC.

“Kami sudah mempersiapkan diri dengan baik. Borneo FC tim kuat, tapi kami datang dengan target hasil maksimal. Yang penting kami bermain disiplin, kerja keras, dan tetap fokus sepanjang pertandingan,” kata Daffa.

Ia juga berharap dukungan penuh dari suporter PSM Makassar dapat menjadi tambahan motivasi bagi tim.

“Dukungan suporter selalu menjadi energi bagi kami. Kami akan berjuang sekuat tenaga untuk PSM,” ujarnya.

Sementara itu, pelatih kepala PSM, Tomas Trucha, dikabarkan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim, khususnya pada sektor yang dinilai masih membutuhkan perbaikan.

Pelatih asal Republik Ceko itu menaruh perhatian besar pada efektivitas lini serang yang dinilai belum maksimal dalam beberapa pertandingan terakhir. Meski mampu menciptakan peluang, penyelesaian akhir menjadi catatan penting agar PSM dapat tampil lebih tajam dan produktif.

Selain itu, konsistensi lini belakang juga menjadi fokus pembenahan. Trucha menilai konsentrasi pemain bertahan harus dijaga sepanjang pertandingan, terutama saat menghadapi tekanan lawan di laga tandang.

Evaluasi tersebut dilakukan melalui sesi latihan intensif dengan penekanan pada transisi permainan, koordinasi antar lini, serta disiplin bertahan. Trucha berharap pembenahan ini dapat meningkatkan keseimbangan permainan tim secara keseluruhan.

“Kami sebenarnya mampu mengontrol permainan dan menciptakan peluang. Namun, kami harus lebih tenang dan efektif di depan gawang. Itu yang terus kami perbaiki dalam latihan,” ujar Tomas Trucha.

Selain lini depan, Trucha juga memberi perhatian serius pada konsistensi lini belakang.

Menurutnya, konsentrasi dan disiplin bertahan menjadi kunci utama, terutama saat menjalani laga tandang melawan tim sekelas Borneo FC.

“Di laga tandang, kesalahan kecil bisa sangat menentukan. Kami harus lebih fokus sepanjang pertandingan dan menjaga organisasi pertahanan agar tetap solid,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *