INFOKINI.ID, GOWA – Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan bahwa Hari Kesadaran Nasional menjadi momentum penting untuk menguatkan kembali disiplin, semangat kerja, dan profesionalisme aparatur.
Hal ini disampaikannya saat menjadi Inspektur Upacara Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Senin (19/1/2026).
Ia mengajak seluruh ASN untuk memaknai upacara ini sebagai refleksi tanggung jawab moral dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.
“Upacara ini adalah pengingat bagi kita semua agar senantiasa menjaga integritas dan komitmen pengabdian. Setiap tugas yang kita emban akan dimintai pertanggungjawaban, baik secara administratif maupun di hadapan Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Wakil Bupati Gowa.
Memasuki minggu ketiga Januari 2026, Wakil Bupati Gowa menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan program dan kegiatan di seluruh perangkat daerah. Ia meminta agar tidak ada lagi kebiasaan menunda pekerjaan hingga akhir tahun anggaran, karena hal tersebut berdampak pada efektivitas serapan anggaran dan manfaat pembangunan bagi masyarakat.
“Kita harus memulai tahun ini dengan langkah yang cepat, tepat, dan akuntabel. Seluruh SKPD diminta segera melakukan akselerasi kegiatan agar APBD dapat terserap optimal sejak awal tahun,” tegasnya.
Darmawangsyah juga memberikan perhatian khusus terhadap peran strategis Satuan Polisi Pamong Praja dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum serta menegakkan peraturan daerah. Menurutnya, profesionalisme Satpol PP menjadi cerminan kewibawaan pemerintah daerah di mata masyarakat.
“Satpol PP harus mampu bersikap tegas namun tetap humanis, beretika tanpa mengurangi kewibawaan, dan hadir sebagai pengayom masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menginstruksikan agar Satpol PP mengintensifkan patroli dan pengawasan, menegakkan peraturan daerah secara berkeadilan dengan pendekatan persuasif, serta mendukung penuh Program Gowa Aman sebagai bagian dari visi besar Gowa Bersama.
Selain fokus pada kinerja dan ketertiban umum, Darmawangsyah mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di tengah puncak musim penghujan.
“Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Pemerintah harus hadir dengan cepat, sigap, dan terkoordinasi dalam setiap situasi darurat,” katanya.
Menutup arahannya, Wakil Bupati Gowa mengajak seluruh aparatur untuk menjadikan Hari Kesadaran Nasional sebagai titik tolak dalam meningkatkan kualitas kerja dan pelayanan publik.
“Momentum ini harus mendorong kita bekerja lebih keras, lebih cerdas, dan lebih ikhlas demi pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutupnya.
Junaedi, salah satu peserta upacara Hari Kesadaran Nasional, menilai kegiatan ini sebagai pengingat penting bagi seluruh aparatur untuk terus menjaga komitmen pengabdian.
Ia menyebut upacara ini dapat menjadi momen refleksi untuk memperbaiki sikap kerja, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Upacara Hari Kesadaran Nasional ini mengingatkan kami bahwa disiplin dan tanggung jawab bukan adalah bentuk komitmen nyata sebagai pelayan masyarakat yang harus terus dijaga setiap hari,” ujar Junaedi.
Upacara ini diikuti oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter, para pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa, jajaran pejabat struktural dan fungsional, serta seluruh aparatur sipil negara lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa. (*)














