Rewako Cup I Gowa Resmi Dibuka: Ajang Menjaring Pesilat Masa Depan

INFOKINI.ID, GOWA – Open Turnamen Nasional Pencak Silat Tapak Suci Rewako Cup I resmi dibuka di Lapangan Prayuda Secata Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Kamis (27/6). Kejuaraan ini diikuti 722 pesilat dari berbagai provinsi di Tanah Air.

Kejuaraan dibuka Kepala Bakesbangpol Kabupaten Gowa, Mappasomba. Ia mengatakan, Gowa patut berbangga bisa menjadi tuan rumah kejuaraan pencak silat yang cukup bergengsi.

“Dengan tercipta dan terjaganya intensitas pertandingan maupun kejuaraan maka mutu dunia olahraga bisa ditingkatkan secara bertahap, sehingga pada saatnya nanti akan muncul atlet atlet yang berkualitas yang dapat mengharumkan nama daerah Kabupaten Gowa,” ungkap Mappasomba.

Untuk itulah pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Gowa menyampaikan apresiasi yang setinggi – tingginya kepada atlet-atlet yang ikut meramaikan kejuaraan kali ini.

“Saya yakin keikutsertaan seluruh atlet ini tidak saja akan semakin meningkatkan kemampuan namun juga akan bisa memacu prestasi para atlet lokal,” tambah Mappasomba.

Tak hanya itu, di kesempatan ini pihaknya berharap semua perguruan bisa senantiasa menempatkan dan menjunjung tinggi jiwa serta semangat sportivitas dan fair play di atas segala – galanya kepada para wasit dan panitia open turnamen ini.

“Saya berharap para wasit dan panitia dapat bertindak adil dalam membuat keputusan sesuai dengan aturan permainan yang ada dengan senantiasa mengutamakan obyektifitas atau realita yang ada,” katanya

Ketua Pimpinan Daerah 177 Tapak Suci Kabupaten Gowa, Arifuddin Saeni mengatakan, hari ini Gowa mengukir sejarah. Bahwa di kota Malino untuk pertama kali diadakan open turnamen nasional pencak silat tapak suci Rewako Cup I.

“Ini menjadi kebanggaan kita semua karena perhelatan ini diikuti oleh sejumlah provinsi dan beberapa Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan, mudah-mudahan kegiatan ini akan berjalan terus dan akan meningkatkan prestasi tapak suci Kabupaten Gowa,” pungkasnya.

Selain itu, kegiatan ini untuk mencari bibit-bibit pendekar yang dapat mengikuti kejuaraan di tingkat daerah, nasional maupun internasional.

“Melalui upaya-upaya serius yang telah dan sedang akan kita lakukan serta dukungan penuh dari seluruh masyarakat pencinta olahraga pencak silat yang ada mampu melahirkan bibit-bibit pendekar yang akan mengharumkan nama daerahnya,” tutur Arif.

Lanjutnya, pada open turnamen ini penilaiannya akan dilakukan secara digital dengan menggunakan aplikasi skoring digital.

“Jadi para peserta tidak perlu khawatir, kami dari tim panitia termasuk wasit akan berlaku adil terhadap setiap pertandingan, sehingga para peserta yang menag dalam pertandingan ini dapat pulang membawa kejuaraan dengan dada samgat bangga,” katanya.

Diketahui open turnamen nasional pencak silat tapak suci ini akan digelar mulai tanggal 27 hingga 30 Juni 2024 yang diikuti 722 orang peserta yang berasal dari beberapa provinsi di Indonesia yakni Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Maluku dan Sulawesi Selatan.

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *