INFOKINI.ID, MAKASSAR – Majelis Wali Amanat Universitas Hasanuddin (Unhas) menyelenggarakan Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka pemilihan rektor untuk periode 2026–2030.
Berdasarkan pemungutan suara yang dilakukan, Prof Jamaluddin Jompa memperoleh dukungan 23 suara, dari total 24 suara.
Sementara itu, Prof Budu memperoleh dukungan satu suara dan Prof Sukardi Weda tidak mendapatkan suara.
Dengan hasil ini, Prof Jamaluddin Jompa — akrab disapa Prof JJ — memastikan kelanjutan kepemimpinannya di Unhas untuk periode kedua, yaitu periode 2026–2030.
Komposisi suara dalam MWA terdiri atas 16 orang anggota yang memiliki hak suara, termasuk bagian suara dari Mendiktisaintek, dan tokoh masyarakat. Dalam struktur pemilihan tersebut, suara Mendiktisaintek sebesar 35% dari total suara, atau 9 suara.
Dengan terpilihnya Prof JJ melalui perolehan mayoritas suara dari anggota MWA, Unhas memasuki periode kepemimpinan Prof JJ untuk periode kedua. Unhas diharapkan mampu menghadirkan sinergi, inovasi, dan prestasi unggul dalam lima tahun ke depan.
Prof JJ menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan.
Dirinya menegaskan, keberhasilan ini bukan semata-mata kemenangan individu, melainkan kemenangan bagi seluruh sivitas akademika Unhas.
Menurutnya, setiap anggota keluarga besar Unhas, melalui perannya masing-masing di unit kerja, telah memberikan sumbangsih yang berarti.
Prof JJ mengajak seluruh sivitas akademika untuk melanjutkan kebersamaan dalam mengawal Unhas.
Dengan berbagai capaian yang telah diraih, semangat kerja sama dan dedikasi harus terus dipertahankan, sehingga kemajuan unhas tidak mengalami surut, tetapi terus berkembang menuju prestasi yang lebih tinggi.
“Dengan selesainya proses pemilihan ini, maka saya mengajak kita semua untuk memulai langkah bersama-sama. Jika selama proses ini ada hal kurang berkenan, saya terlebih dahulu meminta maaf,” kata Prof JJ.
















