INFOKINI.ID, GOWA – Banjir merendam sejumlah titik di Kabupaten Gowa akibat intensitas hujan deras yang mengguyur daerah tersebut dalam tiga hari terakhir.
Salah satu daerah yang terdampak banjir di Gowa adalah Kelurahan Paccinongang, Kecamatan Somba Opu. Ketinggian air mencapai 30-50 centimeter.
Tim gabungan baik dari PMI, BPBD serta Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSJP) turun melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir di Paccinongang, Rabu (25/2).
Prioritas evakuasi dilakukan terhadap kelompok rentan, para lansia, ibu hamil serta anak-anak. Evakuasi menggunakan perahu karet.
“Kami memprioritaskan evakuasi bagi lansia, ibu hamil dan anak-anak serta kelompok rentan lainnya. Keselamatan warga adalah poin utama dalam operasi hari ini,” kata salah satu staf bidang organisasi markas PMI Gowa, Mulyadi Mahmud.
Dalam penanganan banjir ini, Kantor Pemerintah Kelurahan Paccinongang digunakan sebagai posko penanggulangan bencana. Di kantor tersebut, bantuan logistik dan pemantauan kesehatan disiagakan.
Tim di lapangan juga memberikan penyuluhan kepada masyarakat mengenai kewaspadaan terhadap banjir susulan. Warga diminta untuk tetap tenang namun waspada serta segera melapor jika kondisi air kembali naik.
Pemerintah setempat mengingatkan masyarakat untuk segera menghubungi layanan darurat jika membutuhkan bantuan segera melalui call center BPBD Gowa (085169999167) dan layanan darurat PMI Gowa (082188392899).
Pihak BPBD Gowa menyebutkan, hasil asesmen tim TRC bahwa yang terdampak sekitar 1.920 kepala keluarga (KK) dan sekitar 20 orang mengungsi.
Banjir di Kabupaten Gowa disebabkan hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Senin (23/2) pukul 19.28 Wita hingga dini hari. Akibatnya, genangan air muncul di beberapa titik. Salah satunya yang parah di Jalan Yusuf Bauty, dimana genangan air sampai setinggi lutut orang dewasa.















