INFOKINI.ID, SELAYAR – Sebuah kapal yang memuat belasan ekor ternak sapi yang hendak dijadikan hewan kurban terbalik dan tenggelam pada Minggu (17/5/2026), mengakibatkan belasan ekor sapi mati. Selain memuat ternak, kapal itu juga membawa kopra dan tabung gas LPG ukuran 3 kilogram.
Kapal Motor (KM) Bintang Kayuadi ini terbalik saat berlabuh di Pelabuhan Kauwau, Desa Garaupa, Kecamatan Pasilambena, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Sebanyak 13 ekor sapi dilaporkan mati.
Insiden ini terjadi saat kapal berlabuh di Pelabuhan Kauwau, Kecamatan Pasilambena, Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 04.30 Wita. Kapal tersebut diduga terbalik akibat cuaca buruk berupa hujan disertai angin kencang.
Kepala Kepolisian Subsektor Pasilambena Ipda M Basri dalam keterangannya, Selasa (19/5/2026), mengatakan bahwa kapal tersebut memuat kopra, sapi, dan juga tabung gas.
Menurutnya, saat kejadian, sebanyak 5 orang berada di atas kapal. “Empat orang ABK dan satu orang juragan dalam keadaan selamat,” ujarnya.
Kata Basri, berdasarkan keterangan pemilik kapal, kapal mulai miring akibat diterjang hujan dan angin kencang hingga akhirnya tenggelam saat sedang berlabuh di Pelabuhan Kauwau.
“Menurut keterangan dari juragan, kapal tenggelam sekitar pukul 04.30, adapun penyebab yakni hujan disertai angin sehingga menyebabkan kapal miring hingga akhirnya tenggelam,” kata Basri.
Kasi Humas Polres Selayar Aipda Suardi Andre menambahkan bahwa sebanyak 13 ekor sapi mati akibat insiden ini. Sebanyak 2 ekor sapi ditemukan selamat dan 3 ekor sapi lainnya dinyatakan hilang.
“Kapal dengan muatan tabung, kopra dan sapi. 13 ekor mati, 2 ekor ditemukan di darat dan 3 ekor masih dalam pencarian,” kata Suardi.
Ia menduga, penyebab kapal terbalik karena cuaca buruk saat pasang air laut tinggi.















