INFOKINI.ID, GOWA– Komando Distrik Militer (Kodim) 1409/Gowa menyatakan kesiapannya untuk menggelar Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 yang berpusat di Dusun Bontomanai, Desa Kalebarembeng, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama satu bulan penuh, mulai tanggal 13 Oktober hingga 11 November 2026.
Kabupaten Gowa menjadi salah satu dari tiga lokasi pelaksanaan TMMD secara serentak di wilayah Kodam XIV/Hasanuddin, selain Kodim Palopo dan Kodim Muna. TMMD kali ini mengusung semangat sinergi lintas sektoral antara Pemerintah Kabupaten Gowa, TNI-Polri, media, dan seluruh elemen masyarakat untuk membenahi serta mengharumkan kembali nama daerah.
Dandim 1409/Gowa, Letkol Arm Sapari, dalam sesi silaturrahmi bersama insan media, Sabtu (10/10/2026), menuturkan, bahwa TMMD bukan sekadar program rutin, melainkan ruang pengabdian untuk menjawab kebutuhan mendasar warga, mempermudah perputaran ekonomi, dan mempererat tali silaturahmi.
Fokus Sasaran Fisik dan Program Unggulan KASAD
Dalam pelaksanaan TMMD di Desa Barembeng, Kodim 1409/Gowa mengombinasikan pembangunan infrastruktur vital desa dengan Program Unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD).
Salah satu sasaran fisik utama adalah perintisan dan peningkatan akses jalan tani sepanjang 2,3 kilometer dengan lebar 4 meter, yang dilengkapi pembuatan talud sepanjang 1,8 kilometer dan pemasangan 2 unit plat deker. Pembangunan akses jalan ini menjawab keluhan petani yang selama ini kesulitan mengangkut hasil panen dari sawah saat musim hujan.
Mantan Danyonarmed 21/Kawali ini membeberkan sejumlah alasan mengapa jalan tani menjadi fokus pembangunan infrastruktur pada program TMMD. Jalan tani menjadi fokus program TMMD di sektor infrastruktur (fisik) untuk tujuan antara lain mempermudah akses pengangkutan hasil panen karena jalan tani berfungsi sebagai jalur utama bagi petani untuk membawa hasil panen dari sawah menuju ke jalan yang dapat dilalui oleh kendaraan. Selain itu jalan tani yang memadai akan meminimalisir kendala angkut saat musim hujan agar petani tidak perlu lagi memikul hasil panen secara manual dengan beban berat yang tidak bisa dilewati motor atau mobil, terutama pada saat musim hujan. Alasan lainnya adalah dengan peningkatan konstruksi jalan selebar 4 meter yang dilengkapi talud dan plat deker, jalan tani memungkinkan mobil untuk melintas dengan lancar, sehingga menjadi pemicu percepatan perputaran ekonomi wilayah dan memperlancar roda perekonomian masyarakat di pedesaan.
“Jalan umum sudah beraspal baik, namun jalan tani ini yang sangat dibutuhkan petani. Jika jalan ini selesai dan bisa dilalui kendaraan roda empat, biaya angkut panen berkurang dan perputaran ekonomi warga akan jauh lebih cepat,” jelasnya.
Selain infrastruktur jalan, TMMD Kodim 1409/Gowa merealisasikan program prioritas KASAD, meliputi:
1.Pembangunan RTLH: Membangun 3 unit Rumah Tidak Layak Huni menjadi hunian yang layak dan sehat bagi warga penerima manfaat.
2.Penyediaan Air Bersih: Membangun 6 unit sumur bor untuk mengatasi kekeringan dan menjamin pasokan air bersih bagi masyarakat.
3.Ketahanan Pangan: Membuka dan mengelola lahan pertanian seluas 1 hektar berkolaborasi dengan kelompok tani setempat untuk membudidayakan komoditas singkong guna mendukung diversifikasi pangan di Bontonompo.
4.Pelestarian Lingkungan: Menanam 350 bibit pohon keras, seperti trembesi dan mahoni, serta pohon buah seperti rambutan, kelengkeng, dan mangga, di wilayah Desa Kalaserena dan Barembeng tanpa mengganggu produktivitas lahan sawah warga.
Sasaran Non-Fisik dan Edukasi Masyarakat
Tidak hanya pembangunan fisik, TMMD juga menyentuh aspek sosial dan kebangsaan melalui sasaran non-fisik. Kegiatan ini diisi dengan aksi bakti sosial (baksos), penanganan dan pencegahan stunting, pelayanan sosialisasi kesehatan masyarakat, hingga penyuluhan wawasan kebangsaan serta bela negara. Satgas TMMD bersama masyarakat terus mematangkan pengerjaan di lapangan secara intensif setiap hari agar seluruh target rampung tepat waktu.
Incar Juara Lomba Karya Jurnalistik untuk Kabupaten Gowa
Guna memastikan keberhasilan dan keterbukaan informasi publik, Dansatgas TMMD Kodim 1409/Gowa menegaskan pentingnya publikasi secara massif melalui kolaborasi erat bersama insan pers dari media cetak, elektronik, maupun online.
Pihaknya menargetkan hasil maksimal dalam Lomba Karya Jurnalistik TMMD untuk kategori Dansatgas Terbaik serta Media Cetak, Online, dan Elektronik Terbaik.
“Saya tidak sekadar berambisi, tetapi berharap kita bisa masuk peringkat tiga besar nasional. Keinginan ini tidak bisa lepas dari peran serta teman-teman media. Sekuat apa pun kami bekerja di lapangan, tanpa publikasi dan keterlibatan insan pers, pesan kemanunggalan ini tidak akan sampai ke masyarakat luas. Melalui pemberitaan yang masif, kita bawa nama Kabupaten Gowa di tingkat nasional,” pungkasnya.(*)
















