INFOKINI.ID, GOWA — Upaya Kabupaten Gowa menekan angka stunting mulai menunjukkan hasil. Dari sebelumnya mencapai 33 persen, angka stunting kini berhasil ditekan menjadi 17 persen. Capaian tersebut mengantarkan Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, meraih predikat GOLD dalam ajang GENTING Collaboration Summit 2026 di Jakarta, Kamis (5/11/2026).
Penghargaan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN itu menempatkan Darmawangsyah sebagai satu-satunya kepala daerah di Sulawesi Selatan yang meraih predikat GOLD pada kategori Regional II Mitra Perorangan.
Penurunan angka stunting dari 33 persen menjadi 17 persen menjadi salah satu capaian penting dalam upaya pemerintah daerah memperkuat intervensi gizi dan perlindungan kesehatan anak.
Darmawangsyah mengatakan, keberhasilan tersebut bukan hasil kerja pemerintah daerah semata, melainkan buah kolaborasi berbagai pihak yang terlibat dalam penanganan stunting.
Menurutnya, pemerintah terus mendorong intervensi pemenuhan gizi, terutama bagi balita dan keluarga yang berisiko mengalami stunting.
“Kita terus melakukan intervensi, seperti penyaluran bantuan susu, pembagian telur secara berkelanjutan, dan program-program lainnya. Kami juga terus meminta SKPD terkait untuk memaksimalkan program penanganan stunting,” ungkapnya.
Ia menegaskan, penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi Pemerintah Kabupaten Gowa untuk tidak berhenti pada capaian yang telah diraih. Keberlanjutan program dan penguatan kolaborasi lintas sektor tetap menjadi perhatian utama.
Sementara itu, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, menjelaskan bahwa Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) dirancang sebagai gerakan kolaboratif yang mengandalkan partisipasi masyarakat dan berbagai mitra, bukan semata-mata pembiayaan APBN.
Melalui skema orang tua asuh, program ini telah menjangkau 1,3 juta anak dengan dukungan lebih dari 180 ribu orang tua asuh sepanjang tahun ini.
Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa pemenuhan nutrisi, tetapi juga penyediaan air bersih, edukasi keluarga, hingga perbaikan lingkungan tempat tinggal.
Wihaji menekankan bahwa penanganan stunting membutuhkan keterlibatan pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan media melalui pendekatan pentahelix.
Penghargaan GOLD yang diraih Bupati Gowa diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat upaya penurunan stunting, sehingga capaian tersebut benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan dan tumbuh kembang anak di Kabupaten Gowa.
Penghargaan tersebut diterima oleh Kepala Dinas PPKB Kabupaten Gowa, Sofyan Daud, yang mewakili Bupati Gowa. Penyerahan dilakukan langsung oleh Menteri Wihaji dalam GENTING Collaboration Summit 2026 di Jakarta. (*)
















