Ketua PPIH Embarkasi Makassar: Layanilah Jamaah Lansia seperti Orang Tua Kalian

Ketua PPIH Embarkasi Makassar H Ikbal Ismail memantau kedatangan Kloter 17 UPG asal Kabupaten Bone, Sinjai dan Kota Makassar, Sabtu (3/5/2026). (dok. kemenhaj)

INFOKINI.ID, MAKASSAR – Peran petugas dalam menyukseskan penyelenggaran haji sangat vital. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) adalah ujung tombak yang menentukan kelancaran, kenyamanan jemaah, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan.

Demikian diungkapkan Ketua PPIH Embarkasi Makassar H Ikbal Ismail ketika ditemui di sela-sela memantau kedatangan Kloter 17 UPG asal Kabupaten Bone, Sinjai dan Kota Makassar, Sabtu (3/5/2026).

Menanggapi pernyataan Wakil Menteri Haji (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak agar seluruh petugas haji bekerja dengan responsif dan tidak menunggu jemaah mengalami kesulitan.

Harus aktif menyapa, membantu, dan memastikan kebutuhan jemaah terpenuhi, terutama bagi jemaah lansia, jemaah berisiko tinggi, maupun jemaah yang membutuhkan pendampingan khusus.

Ikbal Ismail menyampaikan, salah satu yang perlu mendapat perhatian serius adalah jemaah lansia dan berkebutuhan khusus. Apalagi tema utama penyelenggaraan ibadah haji Indonesia tahun ini adalah Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan.

“Petugas dituntut sigap membantu jemaah lansia. Layanilah jamaah lansia seperti melayani orang tua kalian,” imbuhnya, didampingi Kepala Kantor Kemenhaj Kota Makassar H Muhammad Amrullah.

Untuk diketahui PPIH Embarkasi Makassar memberikan layanan atau akses prioritas kepada jemaah lansia dan mereka yang berkebutuhan khusus. PPIH menyiapkan sejumlah tahapan layanan, diantaranya penempatan akomodasi, pemeriksaan kesehatan, pembagian gelang identitas, hingga penyaluran biaya hidup (living cost).

Sebelumnya, Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak meminta petugas harus peka. “Jangan hanya menunggu laporan, tetapi hadir di tengah jemaah. Pastikan mereka tahu harus ke mana, bertanya kepada siapa, dan mendapatkan bantuan saat membutuhkan,” tegasnya.

Menurutnya, setiap proses layanan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh jemaah, mulai dari embarkasi, penerbangan, kedatangan di Arab Saudi, hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *