INFOKINI.ID, GOWA– Perumda Air Minum Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa terus berkomitmen meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Hal ini dibuktikan dengan digelarnya Pelatihan Pelayanan Prima (Excellent Service) Session II yang berlangsung di Hotel Maleo, 9-11 Mei 2026. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Plt Direktur Utama yang juga Direktur Teknik Perumda Tirta Jeneberang, Irianto Razak, didampingi Direktur Umum Muhammad Khaerul Aco, dan Sekretaris Perusahaan Abdul Malik Abbas. Untuk memastikan materi yang berbobot, pihak Perumda menghadirkan akademisi senior dari Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Dr. Wahira.
Dalam sambutannya, Irianto Razak pelatihan ini menjadi upaya menjawab tantangan era digital yang menuntut profesionalisme sebagai harga mati. Irianto menekankan bahwa kemajuan teknologi menuntut transformasi cara kerja. Di era dimana informasi menyebar dalam hitungan detik, sehingga setiap pegawai harus membekali diri dengan ilmu pengetahuan yang mumpuni.
“Tantangan zaman semakin kompleks. Dulu informasi butuh waktu, sekarang instan dan langsung bisa diketahui. Saya tekankan kepada seluruh peserta, manfaatkan momen ini untuk menyimak dan belajar. Jangan berkecil hati meski berasal dari latar belakang ilmu yang berbeda, yang penting punya semangat juang dan disiplin tinggi untuk berproses. Simak, hayati dan laksanakan serta implementasikan ilmu yang diperoleh dalam pelatihan ini saat bekerja,” tegas Irianto.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Umum Muhammad Khaerul Aco mengungkapkan bahwa peningkatan skill pegawai menjadi bagian dari fokus perusahaan. Dalam setahun, Perumda Tirta Jeneberang setidaknya menggelar 4 hingga 5 kali pelatihan, baik internal maupun melalui organisasi Perpamsi.
“Pelatihan kami bagi menjadi dua kategori, yaitu umum dan teknik. Pelayanan bukan hanya soal administrasi, tapi juga bagaimana tim teknis di lapangan merespon pengaduan dan berkomunikasi dengan baik kepada pelanggan terkait informasi produk serta penanganan keluhan,” jelas Khaerul Aco.
Melalui pelatihan intensif ini, diharapkan muncul budaya kerja baru yang berorientasi pada kepuasan pelanggan (customer satisfaction), sehingga kepercayaan masyarakat Gowa terhadap layanan air bersih semakin meningkat.
Ketua Panitia sekaligus Kabag Personalia, Muhammad Ilham dalam laporannya menjelaskan bahwa pelatihan kali ini menyasar 40 peserta yang didominasi oleh pegawai yang belum pernah mendapatkan pelatihan serupa.
“Pelatihan ini selaras dengan visi misi perusahaan untuk meningkatkan kompetensi SDM dalam melayani kebutuhan air minum di Kabupaten Gowa. Kami ingin menciptakan pelayanan yang manis, responsif, dan berkualitas,” ujar Ilham.(*)















