Jelang PSM vs Bhayangkara FC, Juku Eja Wajib Menang Demi Jauhi Degradasi

Para pemain PSM menjalani sesi latihan. (Foto: X/@PSM_Makassar)

INFOKINI.ID, MAKASSAR – PSM Makassar akan menjamu tamunya, Bhayangkara FC pada pekan ke-31 Super League 2025/2026. Kedua tim bakal berduel di Stadion Gelora BJ Habibie, Kota Parepare, Senin sore, 4 Mei 2026.

Menjelang laga, PSM mendapat angin segar. Top skor Bhayangkara, Moussa Sidibe, dipastikan absen akibat akumulasi kartu kuning.

Absennya penyerang asal Mali tersebut menjadi kerugian besar bagi The Guardian. Pasalnya, Sidibe tampil tajam musim ini dengan koleksi 12 gol dan 6 assist hanya dari 13 pertandingan.

Meski tanpa diperkuat Sidibe, Tim Juku Eja tetap diminta tidak lengah.

Pengamat sepak bola Syamsuddin Umar menilai lini permainan PSM masih perlu pembenahan, terutama dalam hal positioning dan koordinasi antarlini. Hal tersebut dinilai krusial. “Agar tim tidak mudah ditembus saat lawan melakukan transisi serangan,” kata Syamsuddin Umar, Jumat (1/5/2026).

Menurutnya, laga melawan Bhayangkara menjadi sangat penting bagi PSM yang tengah berjuang menjauh dari zona degradasi.

PSM, katanya, wajib memaksimalkan laga kandang tersebut untuk mengamankan posisi di klasemen.

“PSM Makassar jangan kehilangan poin. Paling tidak dua kali menang dan sekali draw supaya terhindar dari kondisi yang sangat mengerikan (degradasi),” ujarnya.

Laga Tanpa Penonton

Diberitakan sebelumnya, pertandingan PSM vs Bhayangkara FC ini dipastikan digelar tanpa kehadiran penonton. Keputusan ini diambil setelah pihak kepolisian tidak mengeluarkan izin pertandingan dengan penonton.

“Tidak turun izin dengan penonton,” kata Media Officer PSM Makassar Sulaiman Abdul Karim, Kamis (30/4/2026).

Menurutnya, jadwal pertandingan bertepatan dengan dua momentum penting, yakni Hari Buruh Internasional (Mayday) dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Kondisi ini membuat aparat kepolisian harus memprioritaskan pengamanan di sejumlah titik di Makassar.

“Karena memang momen yang bertepatan Mayday dan Hardiknas. Di dua momen ini memang personel kepolisian dipertebal di Makassar,” ujarnya.

Polda Sulsel sebelumnya juga telah mengirimkan surat resmi terkait pelaksanaan pertandingan tanpa penonton. Surat tersebut ditujukan kepada Direktur I-League dan manajemen PSM Makassar sebagai pemberitahuan resmi.

Dalam surat bernomor B/1023/IV/PAM.3.3./2026/Roops itu, kepolisian menjelaskan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjadi pertimbangan utama. Sejumlah agenda nasional dan lokal dinilai berpotensi menimbulkan kerawanan.

“Perkembangan situasi Kamtibmas menjelang pertandingan sepak bola Liga 1 BRI Super League antara PSM Makassar VS Bhayangkara FC terdapat beberapa agenda kegiatan pada bulan Mei 2026 baik secara nasional,” bunyi surat Polda Sulsel.

Agenda tersebut meliputi peringatan Mayday, Hardiknas, serta kegiatan lokal lainnya. Belum lagi permasalahan internal manajemen PSM sendiri.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, pertandingan berlangsung tanpa kehadiran penonton. Kebijakan ini diambil untuk meminimalisir risiko gangguan keamanan selama laga berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *