INFO HAJI: Zakiyah, Jemaah Asal Soppeng yang Berangkat di Usia 13 Tahun

Zakiyah Amalia Rahmadani jamaah calon haji asal Kabupaten Soppeng berangkat menunaikan ibadah haji menggantikan ibunya yang meninggal setahun lalu. Ia menunaikan haji bersama ayahandanya Aliyas Talib Musa. (dok. kemenhaj sulsel)

INFOKINI.ID, MAKASSAR – Salah satu yang menyita perhatian pada kedatangan kloter 21 UPG Embarkasi Makassar dalam kurun waktu pekan pelaksanaan proses penerimaan jemaah haji ada jemaah usia muda.

Pada kedatangan kloter 21 gabungan dari Kabupaten Soppeng, Gowa dan Enrekang sebagai kloter akhir pada gelombang pertama, ada seorang jemaah muda yakni Zakiyah Amalia Rahmadani, jemaah calon haji asal Kabupaten Soppeng. Usianya baru 13 tahun.

Didampingi ayahandanya Aliyas Talib Musa, masuk Aula Arafah, Selasa (5/5/2026).

Saat diwawancara, tampak dia seperti kebingungan menjawab sejumlah pertanyaan media, di tengah suara imbauan petugas penerima untuk mencari tempat duduk berdasarkan nomor para regu dan rombongannya.

Zakiyah menjelaskan mengapa dirinya bisa berangkat haji di usianya yang masih muda. Zakiyah berangkat haji bersama sang ayah, menggantikan porsi almarhumah ibunya yang telah tiada setahun lalu.

Ia menjadi jemaah haji termuda di daerahnya, Kabupaten Soppeng, tahun ini.

Sambil menjawab pertanyaan media, jari-jari tangannya terlihat sedang memainkan kertas akomodasi di tangan dalam kondisi tergulung.

Kertas tersebut berisikan nama wisma dan kamar yang ditempati selama karantina di asrama haji Sudiang dalam kurun waktu 24 jam.

“Berangkat haji ini ada senangnya ada sedihnya juga,” ucap Zakiyah yang kini tercatat sebagai pelajar Madrasah Tsanawiah (MTs) Yasrib Batu-batu Mario Riwawo, Soppeng.

Sementara ayah Zakia, Alias Thalib yang merupakan ASN Kemenag Kabupaten Soppeng mengaku, dirinya bersama almarhumah istri telah mendaftar haji pada tahun 2010 lalu.

“Tapi takdir ternyata berkata lain, istri duluan dipanggil Tuhan setahun lalu,” jelas Alias dengan suara pelan dan mata berkaca-kaca mengenang sang istri yang sempat dirawatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *