INFO HAJI: Jemaah Sulbar Wafat, PPIH Embarkasi Makassar Sampaikan Duka Cita

Ketua PPIH Embarkasi Makassar, H Ikbal Ismail. (dok. kemenhaj sulsel)

INFOKINI.ID, MAKASSAR – Panitai Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar menyampaikan duka cita atas wafatnya seorang calon jemaah haji asal Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, saat menjalani proses keberangkatan haji di Embarkasi Makassar.

Ketua PPIH Embarkasi Makassar, H Ikbal Ismail, mengatakan jemaah yang wafat tersebut bernama Syamsudin P. Laoneng (56), tergabung dalam Kloter 19 asal Kabupaten Mamuju.

“Kami mengucapkan Innalillahi Wa Innailaihi Rajiun. Atas nama PPIH Embarkasi Makassar, kami turut berduka cita atas meninggalnya Bapak Syamsudin P. Laoneng, jemaah Kloter 19 asal Kabupaten Mamuju,” ujar Ikbal Ismail, di Asrama Haji Sudiang Makassar, Rabu (6/5/2026).

Pada proses kedatangan di Asrama Haji, jemaah bersangkutan tidak ada tanda-tanda mengalami kendala dan dinyatakan layak diberangkatkan. Situasinya berubah setelah beberapa lama istirahat.

“Beliau kondisinya sempat drop ketika diperiksa sehingga perlu dirujuk ke RS Wahidin. Kurang lebih tujuh jam dirawat, beliau akhirnya dipanggil oleh Allah SWT,” katanya.

Menurut Ikbal, berdasarkan informasi dari tim dokter, almarhum mengalami sesak napas sebelum meninggal dunia pada pukul 22.00 Wita di RS Wahidin.

Pihak PPIH juga memastikan keluarga almarhum mendampingi selama proses perawatan hingga pemulangan jenazah.

“Kebetulan almarhum memiliki keluarga yang mengantar dan saat meninggal ada keluarganya yang mendampingi. Saat ini jenazah sudah dibawa ke Mamuju untuk dimakamkan,” jelasnya.

PPIH Embarkasi Makassar berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan.

“Kami yakin insya Allah almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga diberikan kesabaran,” tambahnya.

Dengan meninggalnya Syamsudin P. Laoneng, berarti di Embarkasi Makassar tercatat sudah dua meninggal dunia. Sebelumnya, seorang jemaah haji Kloter 5 UPG bernama Nursaidah Sinrang Sijarra (59) asal Kabupaten Gowa, wafat di Madinah pada Minggu, 26 April 2026. Almarhumah meninggal dunia akibat komplikasi diabetes dan sempat mendapatkan penanganan medis sebelum dinyatakan wafat di Tanah Suci.

Sementara itu, hingga pemberangkatan Kloter 20, Embarkasi Makassar telah memberangkatkan sebanyak 7.849 jemaah haji.

Terkait kursi kosong (open seat) akibat adanya jemaah yang wafat atau tertunda keberangkatannya, Ikbal menyebutkan jumlah open seat saat ini mencapai 11 kursi.
Namun, sebagian kursi kosong tersebut telah diisi oleh jemaah yang sebelumnya tertunda keberangkatannya dan kini dinyatakan laik terbang.

“Jemaah yang sebelumnya tertunda sudah ada yang kami berangkatkan di Kloter 20, termasuk eks Kloter 15,” ujarnya.

Ia menegaskan, apabila masih terdapat jemaah yang tertunda dan telah memenuhi syarat kesehatan untuk terbang, maka akan dimasukkan ke kursi kosong pada kloter berikutnya.

“Apabila ada jemaah yang tertunda dan sudah laik terbang, akan kami masukkan ke seat-seat kosong di kloter berikutnya,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *