Merapi Kembali Bergolak! Lava Pijar Meluncur 1,8 Km, BPPTKG Peringatkan Suplai Magma Masih Aktif

Foto: ist

INFOKINI.ID, YOGYAKARTA– Gunung Merapi kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik pada Minggu (20/9/2026). Gunung api aktif yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut tercatat meluncurkan guguran lava pijar sebanyak empat kali ke arah Barat Daya.

Berdasarkan laporan resmi periode pengamatan pukul 12.00 hingga 18.00 WIB dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), luncuran material panas tersebut mengarah ke hulu Kali Sat dan Kali Putih.

PDAM

“Jarak jangkauan maksimum luncuran lava pijar mencapai hingga 1.800 meter,” terang petugas BPPTKG, Yulianto, dalam laporan tertulisnya.

Selain guguran lava, instrumen BPPTKG juga merekam 14 kali gempa guguran dengan durasi hingga 231 detik yang dipicu oleh runtuhnya material batuan di area lereng serta kubah lava. Petugas pengamat lainnya, Suraji, mencatat adanya 19 kali gempa Hybrid atau Fase Banyak.

Maraknya frekuensi gempa fase banyak ini memberikan sinyal kuat bahwa suplai magma segar dari perut Merapi masih terus berlangsung. Kondisi ini berpotensi besar memicu terjadinya awan panas guguran sewaktu-waktu.

Hingga saat ini, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III (Siaga). Warga diimbau keras untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di area bahaya, khususnya sektor selatan-barat daya (Sungai Boyong sejauh 5 km, Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng hingga 7 km) serta sektor tenggara (Sungai Woro sejauh 3 km, Sungai Gendol sejauh 5 km). Radius 3 kilometer dari puncak gunung juga wajib diclearkan dari seluruh kegiatan masyarakat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *