Berbekal Karantina 2 Bulan, Gowa Bidik Juara Umum Dayung di Porprov Sulsel XVIII: 23 Atlet Resmi Dilepas

Foto bersama para atlet dan kepengurusan PODSI Gowa.(Foto: ist)

INFOKINI.ID, GOWA– Cabang olahraga (cabor) dayung kembali menjadi tumpuan utama Kabupaten Gowa untuk mendulang medali emas pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulsel ke-XVIII tahun 2026 yang bakal berlangsung di Kabupaten Bone dan Wajo pada 7-14 November mendatang.

Kepastian ini ditegaskan saat pelepasan resmi kontingen dayung Kabupaten Gowa yang berlangsung di halaman Kantor Perumda Air Minum Tirta Je’neberang, Jalan Tirta Je’neberang, Kelurahan Tompo Balang, Kecamatan Somba Opu, Rabu (28/10/2026) pagi.

PDAM

Dalam pelepasan tersebut, Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Gowa menerjunkan kekuatan penuh yang terdiri dari 23 atlet terbaik, didampingi 5 pelatih berpengalaman dan 10 official tim.

Ketua Umum KONI Kabupaten Gowa, Arifuddin Saeni, melepas secara langsung kontingen tersebut dengan didampingi jajaran pengurus PODSI Gowa, di antaranya Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Je’neberang sekaligus Ketua PODSI Gowa yang juga Direktur Teknik Perumda Air Minum Tirta Je’neberang Irianto Razak, Wakil Ketua PODSI Gowa sekaligus Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Khaerul Aco, serta Sekretaris Perusahaan Perumda yang juga Sekretaris PODSI Gowa, Abdul Malik Abbas.

Ketua KONI Kabupaten Gowa, Arifuddin Saeni saat melepas kontingen dayung.(Foto: ist)

Dalam arahannya, Arifuddin Saeni menyampaikan pesan krusial dari jajaran pimpinan daerah agar cabor-cabor unggulan mampu tampil maksimal dan menjadi yang terbaik di ajang multievent olahraga terbesar se-Sulawesi Selatan tersebut.

“Saya menyampaikan amanah Pak Bupati Gowa sekaligus Ketua KONI Sulsel yang berharap cabor-cabor andalan di Kabupaten Gowa menjadi yang terbaik di ajang Porprov tahun ini. Saya berharap para atlet dayung kita membawa pulang juara terbaik,” ujar mantan Kadis KominfoSP Kabupaten Gowa tersebut di hadapan seluruh atlet dan tim pelatih.

Arifuddin menegaskan bahwa para pedayung yang dikirim bukan sekadar pelengkap kontingen, melainkan atlet yang sudah teruji di berbagai ajang pra-Porprov maupun kejuaraan tingkat regional hingga nasional.

“Cabor dayung di Gowa adalah cabor andalan sebab selalu menorehkan prestasi dari tahun ke tahun. Tetap junjung tinggi sportivitas dan buktikan bahwa atlet Gowa adalah atlet yang handal di setiap gelanggang bertanding. Setiap atlet yang berangkat mengemban lambang daerah di dada. Kuncinya ada pada tiga hal, yaitu mental bertanding yang pantang menyerah, fokus pada instruksi pelatih, dan menjaga rasa persaudaraan sesama atlet. Prestasi tertinggi lahir dari kedisiplinan dan jiwa sportif yang tinggi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PODSI Kabupaten Gowa, Irianto Razak, mengungkapkan bahwa seluruh atlet telah melewati pemusatan latihan intensif dan karantina ketat selama dua bulan terakhir untuk mematangkan strategi serta fisik.

“Tunjukkan kehebatan dayung andalan Gowa yang turun-temurun selalu mengukir prestasi. Sebagai pengurus PODSI Gowa, kami tentu bangga akan keuletan dan kegigihan para atlet selama masa karantina. Yang perlu diperhatikan adalah disiplin, selalu jaga kesehatan, dan patuh terhadap manajemen tim. Insyaallah target kita adalah juara utama,” tegas Khaerul Aco.

Ia mengimbau agar sisa waktu menjelang pembukaan Porprov pada 7 November mendatang dimanfaatkan dengan baik untuk menjaga kondisi kebugaran dan fokus mental. “Jaga kekompakan dan kebersamaan, jaga kesehatan agar kondisi tetap fit sampai tuntas menjalani tanding di arena Porprov,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *