INFOKINI.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto resmi membatalkan rekrutmen tenaga kontrak yang dibuka Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar.
Alasan Danny, tidak sesuai dengan regulasi yang ada. Bahkan kata Danny, ada indikasi praktik pungutan liar (pungli).
Pendaftaran perekrutan tenaga kontrak Damkar ini dilakukan sebelum Danny dilantik menjadi Wali Kota Makassar.
“Saya batalkan karena tidak sesuai dengan aturan dan ada indikasi pungli,” ucapnya, Rabu (3/2/2021).
Danny mengatakan, indikasi pungli yang dimaksud berdasarkan laporan yang diterima seperti adanya praktik jual beli formulir.
“Ada jual formulir dan orang sudah transaksi. Kita butuh yang sesuai, suruh tenang saja nanti kita betulnya. Jangan ada (pungli), kalau begitu virtual saja kalau mendaftar,” ungkapnya.
Saat ditanyakan mengenai adakah laporan yang diterima, dia mengatakan ada bukti yang didapatkan, dimana orang tersebut ingin membayar hanya untuk diterima.
“Belum tahu, tapi ada bukti orang yang mau bayar hanya untuk diterima. Kalau saya cuma 2 orang yang kasih lihat sama saya begitu,” tutupnya.
Menurut informasi yang dihimpun, penerimaan tenaga kontrak Damkar Makassar ini akan merekrut sejumlah 200 orang, terdiri dari 170 laki-laki dan 30 orang perempuan. Sampai saat itu telah melakukan registrasi sejumlah kurang lebih 1000 orang.













