INFOKINI.ID, MAKASSAR – Banjir terjadi di daerah Kecamatan Manggala dan Biringkanaya, Kota Makassar. Sedikitnya, 878 orang dari dua kecamatan terpaksa mengungsi. Mereka ditampung di 15 titik pengungsian.
Data hasil kaji cepat tim TRC BPBD Makassar pada Rabu (25/2/2026) hingga pukul 21.30 Wita menyebutkan, ratusan pengungsi berasal dari 4 kelurahan.
Di Biringkanaya, kelurahan terdampak ada di Paccerakkang dan Katimbang. Sementara di Kecamatan Manggala, korban banjir berasal dari Kelurahan Manggala dan Batua.
Para korban banjir dievakuasi ke gedung sekolah, masjid, posyandu hingga kantor kelurahan yang menjadi tempat pengungsian.
“Total titik pengungsian 15, total kepala keluarga 239, total jiwa 878,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Makassar Fadli Tahar.
Korban banjir terbanyak berada di Biringkanaya dengan total 493 pengungsi, sedangkan di Manggala sebanyak 385 pengungsi.
Untuk ketinggian genangan banjir yang merendam dua kecamatan tersebut bervariasi, namun rata-rata mencapai 80 centimeter.
Banjir yang melanda Kecamatan Manggala dan Biringkanaya terjadi sejak Selasa (24/2) akibat curah hujan yang tinggi dalam dua hari terakhir.















