INFOKINI.ID, MAKASSAR – Puncak arus balik Lebaran di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar diprediksi terjadi pada 28 Maret 2026.
Sementara itu, berdasarkan data Posko Monitoring Angkutan Lebaran periode 13 hingga 22 Maret 2026 atau hingga hari kedua Lebaran, Bandara Sultan Hasanuddin telah melayani sebanyak 306.973 penumpang dengan total 2.428 pergerakan pesawat.
Trafik domestik masih mendominasi dengan 299.035 penumpang dan 2.373 pergerakan pesawat, sementara trafik internasional tercatat sebanyak 7.938 penumpang dengan 55 pergerakan pesawat.
Selain itu, terdapat 48 extra flight untuk mengakomodasi peningkatan kebutuhan perjalanan selama periode Lebaran.
Selama periode arus mudik, puncak pergerakan penumpang tercatat berada di kisaran 37 ribu penumpang dalam satu hari, dengan rata-rata harian sekitar 36 ribu penumpang.
Adapun rute dengan trafik tertinggi didominasi oleh Jakarta, Surabaya, dan Kendari sebagai tujuan utama masyarakat.
Memasuki fase arus balik Lebaran, puncak pergerakan penumpang diperkirakan akan terjadi pada H+6 Lebaran atau Sabtu, 28 Maret 2026, dengan estimasi jumlah penumpang mencapai 39.225 orang.
Hal ini dipengaruhi oleh periode libur Lebaran yang cukup panjang sehingga masyarakat memiliki fleksibilitas waktu untuk kembali dari kampung halaman.
General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai, menyampaikan bahwa seluruh kesiapan operasional telah dioptimalkan untuk menghadapi arus balik Lebaran.
“Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 28 Maret 2026, dan kami telah memastikan kesiapan personel serta fasilitas guna menjaga kelancaran operasional di tengah tingginya pergerakan penumpang,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh stakeholder yang telah mendukung kelancaran arus mudik hingga saat ini serta kepercayaan masyarakat yang menggunakan transportasi udara selama periode Lebaran.
Manajemen Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menegaskan komitmennya untuk terus menjaga pelayanan tetap aman, nyaman, dan lancar hingga berakhirnya periode Angkutan Lebaran 2026 dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jasa bandara.















