Target Lima Besar di MTQ Ke-34, Bupati Gowa Siap Umrohkan Juara, Ungkap Pesan Cinta ke Kafilah

Pemasangan seragam kafilah Kabupaten Gowa yang akan berjuang di MTQ Tingkat Provinsi Sulsel di Kabupaten Maros.(foto: ist)

INFOKINI.ID, GOWA– Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang pasang target tinggi untuk kontingen Kabupaten Gowa di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, yang akan digelar di Kabupaten Maros pada 11-18 April 2026.

Tak tanggung-tanggung, orang nomor satu di Gowa itu menjanjikan hadiah umroh bagi peserta yang berhasil jadi yang terbaik. Menurutnya, dengan semangat dan pembinaan yang maksimal, target lima besar sangat mungkin dicapai. Hadiah umroh disiapkan sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar peserta tampil all-out mengharumkan nama Gowa.

MTQ Tingkat Provinsi Sulsel di Maros akan jadi pembuktian awal sebelum Gowa benar-benar naik panggung sebagai tuan rumah pada 2028 mendatang. “Paling tidak harus masuk lima besarlah. Saya siap berikan hadiah umroh bagi yang terbaik,” tegas Husniah, di kesempatan Pembukaan Training Center dan Pelepasan Kontingen MTQ ke-34, Kamis (9/4/2026), di Baruga Tinggimae Rujab Bupati Gowa. Training Centre (TC) MTQ untuk para kafilah Gowa akan berlangsung selama 2 hari mulai tanggal 9-10 April 2026 di Balai Diklat BKPSDM Pemkab Gowa. TC juga akan dirangkaikan pelepasan Kontingen Peserta MTQ Kabupaten Gowa. Hadir di kesempatan tersebut, Sekdakab Gowa yang juga merupakan Ketua Kontingen Kabupaten Gowa pada MTQ di Maros, Andy Azis Piter, Kepala Kemenag Gowa, H Jamaris, jajaran Kepala KUA se-Kabupaten Gowa, serta jajaran Kepala SKPD lingkup Pemkab Gowa.

Target besar meraih posisi lima besar pada MTQ 2026 di Kabupaten Maros bukan tanpa alasan. Husniah menyebutnya sebagai tantangan bagi seluruh warga Gowa. “Kenapa kita mesti masuk dalam lima besar? Karena Insyaa Allah Gowa akan menjadi tuan rumah untuk MTQ Tingkat Provinsi pada 2028 nanti dan itu sudah disetujui oleh Gubernur Sulsel. MTQ di Maros ini jadi ajang uji coba untuk mengukur kemampuan kita,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, bahwa sebagai calon tuan rumah, Gowa harus tampil beda dan lebih baik dari penyelenggaraan sebelumnya. “Bukan cuma soal tempat, tapi seluruh kemampuan harus maksimal. Di momentum inilah kita buktikan,” tambah Bupati.

Pesan Cinta Husniah untuk Kafilah Gowa

Di hadapan para seluruh kontingen, Bupati juga menitipkan pesan khusus. Ia meminta seluruh calon peserta menumbuhkan rasa cinta dan loyalitas untuk Kabupaten Gowa.

“Jangan pindah-pindah kandang dulu. Kalau orang Gowa, kita harus bekerja untuk Gowa, daerah kita sendiri. Cinta tanah air. Gowa ini rumah kita. Jadi berjuanglah untuk Gowa,” pesannya.

Menurutnya, dengan semangat dan pembinaan yang maksimal, target lima besar sangat mungkin dicapai. Hadiah umroh disiapkan sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar peserta tampil all-out mengharumkan nama Gowa. MTQ Tingkat Provinsi Sulsel di Maros akan jadi pembuktian awal sebelum Gowa benar-benar naik panggung sebagai tuan rumah pada 2028 mendatang.

Di kesempatan itu, Ketua Kontingen MTQ Kabupaten Gowa yang juga Sekdakab Gowa, Andy Azis Piter menyampaikan bahwa pelaksanaan TC MTQ ini untuk
meningkatkan kualitas dan kemampuan peserta dalam membaca, memahami dan menghafal Al-Quran, agar mampu bersaing di tingkat provinsi, sekaligus sebagai bimbingan intensif sesuai bidang lomba yang diikuti masing-masing peserta. TC ini juga dimaksudkan sebagai ajang evaluasi untuk melihat kekurangan peserta dan
memberikan bekal latihan mandiri yang lebih terarah, mempersiapkan mental kafilah agar siap tempur dan bisa
mencapai target juara paling rendah urutan 5 besar.

Andy Azis Piter juga menyampaikan bahwa 54 peserta yang bertarung, akan terbagi pada 10 cabang lomba, yaitu
Cabang Tilawah Remaja, Dewasa dan Cacat Netra, Cabang Tilawah Anak-anak dan Tartil Qur’an, Cabang Hifdzhil Qur’an (1 Juz dan 5 Juz Tilawah), Cabang Hifdzil Qur’an (10 dan 20 Jus), Cabang Hifdzil Qur’an (30 Jus dan Tafsir), Cabang Musabaqah Fahmil Qur’an, Cabang Musbaqah Syarhil Qur’an, Cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ), Cabang Kaligrafi Al-Qur’an, dan Cabang Qiraat Mujawwad dan Qiraat Murattal.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *