Silaturrahmi ke Makodam XIV/Hsn, Bupati Gowa Bawa ‘PR’ KDMP ke Pangdam, 16 Koperasi Siap Tancap Gas

Kunjungan silaturrahmi Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang bersama jajaran ke Pangdam XIV/Hsn. (Foto:ist)

INFOKINI.ID, MAKASSAR– Ruang kehormatan Makodam XIV/Hasanuddin Jumat (10/4/2026) siang menjadi ruang strategi. Kehadiran Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang yang didampingi Sekda Kabupaten Gowa Andy Azis Piter dan sejumlah Kepala SKPD, bersilaturrahmi ke Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko. Kedatangan 01 Gowa ini, membawa “misi khusus”, menuntaskan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto, yaitu pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Misi itu langsung disambut Pangdam XIV/Hsn dengan apresiasi tinggi.

Pangdam mengungkapkan, target terbentuknya KDMP di wilayah Kodam XIV/Hsn yang meliputi Sulsel, Sulbar dan Sultra hingga awal Agustus 2026 mencapai jumlah 1.800 KDMP. 97 KDMP disebutkan orang nomor satu di Kodam XIV/Hsn ini, diantaranya akan berada di wilayah Kabupaten Gowa.

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang dan Pangdam XIV/Hsn Mayjen TNI bangun Nawoko.(Foto:dok)

“Hari ini saya mendapatkan satu kehormatan. Ibu Bupati Gowa berkesempatan hadir silaturahmi ke Kodam. Bukan hanya sekadar bersilaturahim, tapi rupanya beliau membawa misi, yaitu ingin menyelesaikan program-program prioritas Bapak Presiden,” ujar Pangdam di hadapan awak media.

“Alhamdulillah hari ini dilaporkan sudah ada perkembangan titik baru sebanyak 16 titik. Ini adalah support moral yang luar biasa. Saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ibu Bupati Gowa yang sudah mendukung program prioritas dari Bapak Presiden ini,” ujar mantan Pangdivif 3/Kostrad ini.

Mayjen Bangun juga menambahkan bahwa belasan koperasi yang akan dibangun di Gowa akan secepatnya diproses sesuai prosedur. “16 KDMP ini nanti akan kita proses sesuai aturan prosedur. Pertama dimasukkan ke portal dulu. Setelah diverifikasi oleh tim pusat, baru lanjut tahap pembentukan legal badan hukum dan penyiapan sarana,” jelasnya.

Portal yang dimaksud adalah sistem pendataan tunggal Kemenkop UKM & Kementerian Desa PDTT. Tujuannya satu: memastikan tidak ada koperasi fiktif, tidak tumpang tindih, dan semua memenuhi syarat. Program “jantung” strategi ekonomi Presiden Prabowo ini bertujuan untuk menggerakkan ekonomi dari desa, memotong rantai tengkulak, dan membuka lapangan kerja masif. Selain itu, hadirnya koperasi ini disebutkan jenderal Bangun Nawoko sebagai upaya memudahkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan, karena koperasi ini akan menyediakan kebutuhan pokok yang bersubsidi, seperti gas, minyak, pupuk. Termasuk akan dihadirkan klinik yang dimaksudkan untuk memutuskan rantai mahalnya harga obat. Koperasi ini menurut pangdam, juga dihadirkan untuk menampung hasil-hasil pertanian.

Sementara itu, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang di kesempatan itu memaparkan fokus tujuannya bersilaturrahmi. “Silaturahmi bersama Pak Pangdam tentunya untuk memberikan support kepada TNI, khususnya dalam menjalankan program Bapak Presiden. Pemerintah daerah Insyaa Allah akan siap memberikan lahannya sebanyak 16 titik untuk kita tindak lanjuti pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ini. Ini masih akan terus kami upayakan, untuk memenuhi target yang diharapkan, bahwa Koperasi Merah Putih hadir di setiap desa yang ada di kabupaten/kota. Sebenarnya lahan kami siap banyak, tetapi kami ingin memberikan yang terbaik sehingga tidak ada masalah di kemudian hari. Kendala lahan dari hadirnya koperasi inj adalah tindak lanjut kami selaku pemerintah daerah. Karena hadirnya koperasi ini, masyarakat akan terbantu dari segi ekonomi, tentu juga tingkat pengangguran juga pasti berkurang. Ini akan sesuai dengan keinginan kita bersama, Gowa Maju Masyarakat Sejahtera,” jabar Husniah.

Husniah juga menambahkan bahwa titik wilayah yang akan dibidik sebagai lokasi KDMP akan tersebar di beberapa desa. “Titiknya tersebar di beberapa desa. Yang jelas di luar Kecamatan Somba Opu karena untuk wilayah kelurahan, wilayah kota memang agak sedikit sulit kita mencari lahan. Tetapi kami terus upayakan untuk bisa mendapatkan lahan yang tepat sesuai dengan apa yang menjadi aturan Koperasi Merah Putih sendiri. Dari desa mungkin dari Pallangga ada, dataran tinggi dan juga dataran rendah. Dan akan mewakili masing-masing wilayah,” sebutnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *