INFOKINI.ID, ICHINOMIYA– Pebulutangkis muda Moh Zaki Ubaidillah tampil sebagai pahlawan penentu kemenangan tim beregu putra badminton Indonesia di partai final Asian Games 2026. Pertandingan yang berlangsung dramatis pada Kamis (24/9/2026) malam WIB di Ichinomiya City Sports Gymnasium tersebut sekaligus menyumbang medali emas pertama bagi kontingen Indonesia.
Kemenangan ini terasa sangat bersejarah mengingat Indonesia akhirnya berhasil menghentikan dahaga gelar medali emas di nomor beregu putra badminton Asian Games yang terakhir kali diraih pada edisi 1998 silam.
Laga final berlangsung sengit. Indonesia sempat tertinggal 0-2 setelah Jonatan Christie takluk dari Shi Yu Qi dan pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menyerah di tangan Liang Wei Keng/Wang Chang. Namun, harapan bangkit setelah Alwi Farhan serta ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin sukses menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Partai kelima yang menjadi penentu medali emas mempertemukan Moh Zaki Ubaidillah (Ubed) melawan tunggal putra China, Weng Hongyang. Laga berjalan menegangkan di gim pertama saat Weng lebih dulu mencapai game point 20-16. Meski berada di ujung tanduk, Ubed yang baru berusia 19 tahun ini menunjukkan ketenangan luar biasa untuk membalikkan keadaan (comeback) dan menutup gim pertama dengan skor 23-21.
Memasuki gim kedua, permainan pemain debutan Asian Games ini makin percaya diri hingga akhirnya mengunci kemenangan manis 21-13.
“Ya pastinya mungkin tadi pertama agak sedikit keteteran karena agak sedikit nervous. Saya coba berusaha lebih tenang lagi dan pelatih juga terus meyakinkan saya untuk bisa mengambil poin satu per satu dan Alhamdulillah bisa mengembalikan keadaan,” ungkap Ubed seusai pertandingan.
Sebagai pemain debutan yang langsung memikul beban berat di partai penentu, Ubed mengaku sangat bersyukur dapat memberikan kontribusi maksimal bagi Merah Putih.
“Pastinya senang banget, apalagi ini pertama kali saya debut di Asian Games. Terus dua kali jadi penentu. Dari awal sudah diskusi sama tim dan saling meyakinkan bahwa kita masih bisa berjuang sampai akhir. Alhamdulillah hasilnya diberi kemenangan dan podium satu,” pungkasnya.(*)
















