INFOKINI.ID, MAKASSAR – Anggota Komisi C DPRD Sulawesi Selatan membidangi keuangan menyayangkan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Andi Sumardi Sulaiman yang tidak menghadiri rapat dengan Komisi C DPRD Sulsel.
Baru-baru ini, Komisi C DPRD Sulsel sebagai mitra Bapenda Sulsel menggelar rapat. Namun, Sumardi tak hadir langsung dan hanya mengutus sekretarisnya.
Anggota Komisi C DPRD Sulsel, Andi Sugiarti Mangun menyayangkan ketidakhadiran Andi Sumardi Sulaiman dalam rapat komisi dengan agenda pertanggungjawaban APBD tahun 2021 di gedung DPRD Sulsel kemarin.
“Saya sangat berharap bisa duduk satu meja, membicarakan hal-hal terkait dengan pendapatan daerah,” ujar Puang Ugi, sapaan karibnya, Selasa (5/7/2022).
Puang Ugi menegaskan, dalam pembahasan tersebut kepala OPD tidak seharusnya diwakili agar pembahasan bisa lebih maksimal.
“Untuk kegiatan-kegiatan pembahasan APBD kami berharap beliau bisa bersama-sama dengan kita, sehingga minimal bisa sama-sama sharing, mencari jalan keluar,” tegasnya.
Politisi PPP itu berharap, ke depan tidak ada lagi kepala OPD yang diwakili dalam pembahasan APBD.
“Pembahasan APBD adalah soal penghitungan anggaran, itu menjadi sebuah pembahasan yang vital,” ujar Ketua DPC PPP Bantaeng tersebut.
Sorotan juga datang dari Anggota Komisi C Fraksi PAN Usman Lonta. Dia mengkritisi capaian Bapenda yang belum maksimal dalam hal realisasi pendapatan pajak bahan bakar dan kendaraan bermotor (PBBKB).
“Padahal kalau kita mau gunakan akal sehat, kita mestinya tahun ini melampaui target. Karena bahan bakar subdisi itu kan rendah pajaknya dan itu ditiadakan,” tutur Usman.















