Aliyah Mustika dan BPOM Sosialisasi KIE Obat dan Makanan di Selayar

INFOKINI.ID, SELAYAR – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bekerjasama dengan Anggota DPR RI, Aliyah Mustika Ilham melaksanakan sosialisasi pemberdayaan masyarakat melalui KIE, tentang obat, obat tradisional, suplemen kesehatan dan pangan olahan.

Sosialisasi digelar di Kabupaten Kepulauan Selayar dan dihadiri oleh Kepala Balai Besar POM di Makassar, Dra Hariani, Apt, serta pemateri yakni Ana Adriani, S.Si,Apt, M.Si dan Atsuko Al Aming, S.Si, M.Si, yang memberikan pemahaman tentang pemilihan obat yang aman.

Aliyah Mustika Ilham dalam kesempatan tersebut menyampaikan tujuan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat dalam mengatasi bahaya dalam makanan dan kosmetik yang beredar di pasaran.

“Yang penting untuk dipahami persyaratan utama yang harus dipenuhi oleh suatu produk adalah dari segi keamanan, mutu dan kemanfaatan,” tutur Aliyah Mustika Ilham, Rabu (13/09/2023)

Selayar dikenal dengan Kepulauan yang memiliki berbagai aneka kuliner oleh-oleh khas Selayar yang telah dikenal di berbagai wilayah, bahkan di luar Sulawesi.

“Bentuk dukungan atas berbagai usaha UMKM agar tumbuh dan berkembang semakin baik, tentunya menggandeng BBPOM hal yang paling tepat,” lanjutnya.

Senada diungkapkan oleh Kepala BBPOM Dra Hariani tentang tujuan BBPOM untuk melindungi masyarakat dari penggunaan obat, obat tradisional, kosmetik dan pangan yang berisiko terhadap kesehatan.

Sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya bagi industri kecil atau industri rumah tangga. Hal yang lain perlu diperhatikan adanya penggunaan bahan berbahaya lainnya seperti bahan kimia berbahaya yang sering salah penggunaannya terutama dalam pangan yaitu boraks, formalin, rodamin B dan metanil yellow.

“Berharap dengan sosialisasi ini, dapat meningkatkan pemahaman masyarakat akan cara memilih produk makanan dan obat yang aman untuk dikonsumsi, begitupun bagi penggiat usaha kuliner dapat mengutamakan kualitas makanan yang dijajakan demi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *