Polisi Bubarkan Tawuran Diduga Geng Motor di Panakkukang, Ini Barang Bukti yang Ditemukan

Jajaran Polrestabes Makassar saat menggelar konferensi pers di Aula Mappaoddang Polrestabes Makassar. (ist)

INFOKINI.ID, MAKASSAR – Jajaran Polrestabes Makassar mengungkap kasus tawuran di Jalan Inspeksi Kanal, Kelurahan Tamamaung, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sabtu dini hari (9/5/2026) sekitar pukul 02.20 WITA. Tawuran ini diduga melibatkan kelompok geng motor.

Dalam konferensi pers yang digelar di Aula Mappaoddang Polrestabes Makassar, Kasi Humas Polrestabes Makassar Kompol Wahiduddin bersama Kapolsek Panakkukang Kompol Hj. Ema Ratna AR dan Kapolsek Rappocini Kompol Ismail menjelaskan kronologi kejadian tersebut.

Kompol Wahiduddin mengatakan, pihak kepolisian menerima laporan masyarakat terkait adanya aksi tawuran yang melibatkan sekitar 200 orang menggunakan sepeda motor.

“Setelah menerima laporan dari masyarakat terkait tawuran yang melibatkan kurang lebih 200 orang menggunakan sepeda motor, personel Polsek Panakkukang bersama Tim Trisula Polrestabes Makassar langsung turun ke lokasi untuk membubarkan aksi tersebut,” ujarnya.

Dalam penindakan tersebut, polisi berhasil mengamankan tujuh orang di lokasi kejadian.

Sementara, sejumlah pelaku tawuran lainnya melarikan diri saat petugas datang melakukan pembubaran.

Selain mengamankan sejumlah terduga pelaku, polisi juga menemukan beberapa barang bukti di sekitar lokasi kejadian. Namun barang bukti tersebut tidak ditemukan dari tangan terduga pelaku, tapi ditemukan saat polisi melakukan penyisiran di sekitar TKP.

“Barang bukti ditemukan saat petugas melakukan penyisiran di sekitar TKP. Diduga barang-barang tersebut dibuang oleh para pelaku saat melarikan diri,” jelasnya.

Sejumlah barang bukti yang diamankan berupa 1 bom molotov, 3 ketapel alat pelontar busur, 4 anak panah busur, 1 badik, 3 parang panjang, 1 samurai, serta 22 unit sepeda motor.

Ketujuh orang yang diamankan kemudian menjalani pemeriksaan di Polsek Panakkukang.

Polisi juga menyebut tidak ada korban jiwa dalam aksi tawuran tersebut.

Polisi masih melakukan pengembangan untuk mengidentifikasi pelaku lain yang terlibat dalam aksi tawuran yang meresahkan masyarakat tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *