Penggunaan Mobil Listrik Meningkat, PLN Sulselrabar Siap Tambah 46 SPKLU Tahun Ini

Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang berdiri di Kota Parepare, Sulawesi Selatan. ()

INFOKINI.ID, MAKASSAR – Penggunaan kendaraan listrik (EV) di wilayah Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Sulselrabar) menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat signifikan.

Menurut data PLN, selama periode Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) tahun ini, transaksi di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan periode sebelumnya, bahkan melonjak hingga 200 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Melihat pertumbuhan penggunaan kendaraan listrik yang makin meningkat, PLN UID Sulselrabar memperkuat komitmennya dengan merencanakan penambahan infrastruktur pengisian daya secara masif.

Hingga saat ini, telah beroperasi sebanyak 66 unit SPKLU yang tersebar di 54 lokasi strategis di wilayah Sulselrabar.

Namun, PLN tidak berhenti di situ. Untuk tahun 2026 ini, PLN menargetkan penambahan sebanyak 46 unit atau titik baru, yang akan membuat jumlah infrastruktur pengisian daya meningkat hampir dua kali lipat.

“Rencananya di tahun 2026 ini kita akan mengembangkan atau menambah jumlah unit sebanyak 46 SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum),” jelas Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Sulselrabar, Yuli Ashaniais Ramadhani belum lama ini.

Penambahan ini difokuskan untuk memperkuat jalur-jalur utama, terutama jalur mudik Trans Sulawesi. Lokasi-lokasi seperti arah Palopo, Toraja, hingga Pasang Kayu di Sulawesi Barat, serta jalur selatan menuju Takalar, Jeneponto, dan Bulukumba kini sudah mulai tercover.

Bahkan, menurut dia, saat ini hampir setiap kabupaten di wilayah kerja PLN Sulselrabar telah memiliki minimal satu titik SPKLU.

Untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna, PLN telah menyediakan berbagai variasi kecepatan pengisian daya, mulai dari medium charging, fast charging, hingga Ultra Fast Charging yang mampu mengisi daya kendaraan hingga penuh dalam waktu kurang dari 30 menit.

Selain SPKLU, PLN juga mempermudah pengisian daya di rumah melalui produk Home Charging Services (HCS). Hingga saat ini, sudah ada sekitar 250 pelanggan di Sulselrabar yang menggunakan layanan ini.

PLN bahkan memberikan stimulus berupa diskon 50% untuk biaya pasang baru listrik khusus home charging, serta diskon tarif sebesar 30% bagi pengguna yang melakukan pengisian daya pada jam 22.00 hingga 05.00 pagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *