INFOKINI.ID, GOWA– Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah menjadi pemacu semangat baru bagi Pemerintah Kabupaten Gowa. Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan pergantian tahun hijriah ini sebagai sarana memperkuat persatuan, mempererat tali persaudaraan, sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Husniah Talenrang saat menghadiri acara tausyiah, zikir, dan doa bersama yang digelar di Masjid Agung Syekh Yusuf pada Senin (15/6/2026). Acara religius ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan SKPD, Camat, ASN lingkup Pemkab Gowa, serta masyarakat setempat.
“Islam mengajarkan kita pentingnya persatuan, kekompakan, dan kebersamaan. Tidak akan ada keberhasilan pembangunan tanpa dukungan dan kekompakan seluruh elemen masyarakat,” ujar Husniah Talenrang di hadapan para jemaah.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Perempuan Gowa ini menegaskan komitmen pemerintahannya untuk terus menggenjot kesejahteraan masyarakat melalui program makro bertajuk Gowa Bersama. Program ini mencakup empat pilar utama, yaitu:
• Gowa Sejahtera: Berfokus pada penguatan ekonomi kerakyatan, pengentasan kemiskinan, serta peningkatan kualitas hidup warga secara menyeluruh.
• Gowa Aman: Upaya menciptakan lingkungan sosial yang kondusif, tertib, harmonis, dan sarat akan rasa kekeluargaan.
• Gowa Sehat: Menjamin akses dan mutu pelayanan kesehatan agar semakin mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
• Gowa Mengaji: Komitmen spiritual untuk melahirkan generasi Qurani yang berakhlak mulia, cinta ilmu, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Keberhasilan program-program tersebut tidak mungkin terwujud jika dilakukan oleh pemerintah sendiri, namun dibutuhkan dukungan dari seluruh pihak dan partisipasi aktif masyarakat Kabupaten Gowa,” jelasnya.
Tak hanya memaparkan program makro, Bupati Husniah Talenrang juga menegaskan pentingnya efisiensi pelayanan publik. Salah satu langkah konkret yang terus digalakkan adalah program One Day One District.
Melalui program jemput bola ini, pemerintah daerah hadir langsung ke tingkat kecamatan untuk menyediakan berbagai layanan dasar, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan sosial, administrasi kependudukan, hingga kegiatan sosial seperti sunatan massal.
“Dengan hadir langsung di tengah masyarakat, kita bisa lebih dekat dan mengetahui apa yang menjadi keluhan, kebutuhan, dan harapan mereka demi kemajuan Kabupaten Gowa,” tegas orang nomor satu di Gowa tersebut.
Menutup sambutannya, Husniah Talenrang berharap refleksi Tahun Baru Islam 1448 H ini mampu membawa Kabupaten Gowa ke arah yang lebih baik. Acara zikir bersama ini kemudian dilanjutkan dengan tausyiah rohani yang dibawakan secara khidmat oleh Ustadz Muchsin Ramlan.(*)















