INFOKINI.ID,MAKASSAR– Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan strategi untuk menghadapi penilaian Lomba Desa dan Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memperkuat kolaborasi demi meraih hasil maksimal.
Arahan tegas tersebut disampaikan Andi Zulkifly saat memimpin rapat persiapan penjaringan di Gedung Makassar Government Center (MGC) pada Senin (15/6/2026). Rapat strategis ini dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, dan dihadiri oleh sejumlah pimpinan OPD terkait.
Menurut Andi Zulkifly, sinergi lintas sektor menjadi harga mati karena indikator penilaian tahun ini mengusung tema yang cukup berbobot, yakni “Transformasi Kelurahan sebagai Pilar Ketahanan Nasional Menuju Indonesia Emas”.
“Tahun ini yang berbeda adalah lomba kelurahan dilaksanakan secara tematik. Karena itu, seluruh perangkat daerah harus memahami indikator penilaian dan menjalankan tugas sesuai dengan tupoksinya masing-masing. Kolaborasi menjadi kunci agar seluruh aspek yang dinilai dapat dipenuhi secara optimal,” ujar Andi Zulkifly.
Mantan Camat Ujung Pandang tersebut membeberkan tiga parameter utama yang wajib dipenuhi dan diintervensi oleh masing-masing leading sector:
1. Pengembangan Ekonomi Kerakyatan
Fokus pada pemberdayaan UMKM dan koperasi. Dinas Koperasi dan UKM diminta bergerak cepat memastikan seluruh pelaku UMKM di Kelurahan Gunung Sari mendapatkan pembinaan intensif, termasuk penguatan kelembagaan Koperasi Merah Putih.
2. Ketangguhan Lingkungan & Mitigasi Bencana
Aspek ini menyoroti kesiapsiagaan menghadapi perubahan iklim. Dinas Lingkungan Hidup (DLH), BPBD, dan Dinas Sosial diminta bersinergi dalam memperkuat pengelolaan sampah, optimalisasi bank sampah, edukasi mitigasi bencana, hingga penguatan ketahanan pangan warga.
3. Pengendalian Inflasi Daerah
Dinas Perdagangan bersama Bagian Perekonomian diinstruksikan untuk memperkuat program-program yang mendukung stabilitas harga pangan dan pemberdayaan ekonomi riil di masyarakat.
Selain tiga parameter tematik di atas, mantan Kepala Bappeda Makassar yang akrab disapa Andi Zul ini juga mengingatkan agar pemenuhan pelayanan dasar jangan sampai kendor. Mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, infrastruktur jalan, sanitasi, hingga kebersihan lingkungan harus tetap terjaga kualitasnya.
“Secara administrasi kita harus lolos terlebih dahulu. Setelah itu akan dilakukan verifikasi lapangan untuk mencocokkan dokumen dengan kondisi nyata. Karena itu seluruh SKPD harus saling bersinergi memenuhi seluruh indikator yang menjadi persyaratan,” tegasnya.
Guna memastikan persiapan berjalan taktis, Bagian Pemerintahan diminta mengoordinasikan seluruh perangkat daerah, sementara Bagian Hukum mengawal kelengkapan dokumen administrasi dan surat keputusan (SK) yang diperlukan.
Di akhir rapat, Andi Zulkifly mendelegasikan Asisten II Sekretariat Daerah Kota Makassar, Zainal Ibrahim, untuk memimpin koordinasi teknis lanjutan. Pemkot Makassar dijadwalkan akan kembali menggelar rapat maraton bersama SKPD terkait untuk memastikan seluruh catatan penilaian segera ditindaklanjuti.(*)















