Persiapan Sulsel Hadapi Mudik: Siapkan Rest Area, Cek Kesehatan hingga Mudik Gratis

Ilustrasi: mudik gratis (int)

INFOKINI.ID, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) memastikan kesiapan rest area dan sejumlah titik layanan untuk menjamin kenyamanan pemudik pada arus mudik Lebaran 2026. Memastikan perjalanan pemudik berlangsung lancar tanpa hambatan kemacetan.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan bahwa aspek kenyamanan pemudik tidak hanya soal fasilitas fisik, tetapi juga kelancaran arus lalu lintas.

“Yang pertama, kenyamanan itu termasuk sebenarnya bagaimana longgar perjalanannya. Kalau nyaman, longgar, tidak macet. Yang biasa bikin stres orang kan macet. Macet banyak klakson. Jadi kalau ada ribut-ribut klakson itu, itu bikin macet,” ujar Andi Sudirman, Senin (2/3/2026).

Ia menyebutkan, pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah fasilitas di titik-titik rest area maupun pos pelayanan. Di antaranya penyediaan kopi dan makanan ringan bagi pemudik untuk membantu menjaga kondisi tubuh selama perjalanan jauh.

“Kita siapkan yang pasti kopi. Disuruh juga kasih cemilan-cemilan,” lanjutnya.

Pemprov Sulsel juga menyiapkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di sejumlah pos. Pemeriksaan ini ditujukan khususnya bagi pengemudi untuk memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum melanjutkan perjalanan.

“Yang kedua, kita akan melaksanakan mungkin pengecekan gratis bagi yang mau, terutama sopir. Di pos-pos kami nanti siapkan medis. Kalau mau misalnya dicek tekanan darahnya, dilihat juga kondisinya apakah dia fit atau tidak untuk bawa mobil. Tadi polisi juga lakukan,” jelasnya.

Selain itu, Pemprov Sulsel juga kembali menghadirkan program mudik gratis. Program ini mencakup angkutan bus untuk penumpang serta truk pengangkut kendaraan roda dua.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas, terutama di jalur-jalur jauh seperti wilayah Masamba dan sekitarnya.

“Kita juga akan melaksanakan mudik gratis baik bus maupun truk untuk kendaraan roda dua untuk mengurangi laka di Sulsel karena kebanyakan yang jenuh di titik-titik terjauh misalnya Masamba dan daerah lain, sehingga dia butuh ada kendaraannya dibawa dengan truk, orangnya lewat bus,” tuturnya.

Sementara itu, sebelumnya Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, menyampaikan bahwa pihaknya akan mengoptimalkan pemanfaatan masjid sebagai rest area alternatif selama periode mudik.

“Kita akan menggunakan masjid-masjid yang memiliki sarana yang memadai untuk digunakan para pemudik, baik airnya, tempat istirahatnya, dan lahan parkir yang memadai menjadi salah satu kriteria kita,” kata Menhub Dudy Purwagandhi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *