Sigap Laporan Warga: Prajurit Yonarmed 21/Kawali Kerahkan Unit Damkar Atasi Kebakaran

Unit damkar yang dikerahkan untuk membantu memadamkan kebakaran di rumah warga.(Foto: ist)

INFOKINI.ID, BONE– Aksi cepat ditunjukkan para prajurit Batalyon Armed 21/Kawali dalam merespons musibah kebakaran yang menimpa warga di Desa Bulu Allaporenge, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, Sabtu (19/9/2026). Respons kilat dinas jaga militer, berhasil melokalisasi si jago merah sehingga kerugian dapat diminimalisir.

Insiden bermula sekitar pukul 11.30 WITA ketika kobaran api mengepul dari bagian belakang kediaman Andi Tenri (28), seorang ibu rumah tangga yang bertempat tinggal di lorong depan asrama Yonarmed 21/Kawali. Saksi mata di lokasi, Jumrah, mendapati kepulan asap tersebut dan langsung melapor ke Mako Batalyon.

PDAM

Menerima laporan darurat dari warga, Piket Provost Pratu Samal secara berjenjang menginformasikan kejadian tersebut kepada Perwira Jaga (Pajaga) Letda Arm Krisna, yang selanjutnya meneruskan laporan ke Komandan Batalyon (Danyon) Armed 21/Kawali, Letkol Arm Rianto Hartomo.

Tanpa mengulur waktu, hanya dalam hitungan menit sejak laporan diterima, 10 personel Yonarmed 21/Kawali bersama 1 unit mobil armada Pemadam Kebakaran (Damkar) dikerahkan menuju titik lokasi pada pukul 11.35 WITA.

Tiba di lokasi pada pukul 11.38 WITA, para prajurit langsung bahu-membahu bersama petugas Damkar Lapri dan warga sekitar menjinakkan kobaran api. Berkat kerja sama ketat di lapangan, si jago merah berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 11.50 WITA.

Pajaga Yonarmed 21/Kawali, Letda Arm Krisna, menegaskan keberhasilan penanganan ini merupakan wujud kesiapsiagaan prajurit dalam membantu kesulitan masyarakat di sekitar markas.

“Menerima laporan kebakaran, saya segera menghubungi Komandan Batalyon untuk melaporkan kejadian tersebut. Dan menindaklanjuti laporan, kami segera mengerahkan personel serta kendaraan pemadam untuk membantu warga. Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan dengan cepat dan tidak terdapat korban jiwa. Kami akan terus mengutamakan kesiapsiagaan serta kepedulian terhadap masyarakat di sekitar satuan,” ujar Letda Arm Krisna.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang diduga dipicu oleh korsleting listrik ini. Kerusakan bangunan dapat ditahan hingga kisaran 30 persen pada area kamar bagian belakang rumah. Setelah memastikan situasi benar-benar kondusif, seluruh personel Yonarmed 21/Kawali kembali ke asrama pada pukul 12.10 WITA dalam keadaan aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *