INFOKINI.ID, MAKASSAR– Universitas Hasanuddin (Unhas) terus mengokohkan posisinya di kancah internasional dalam merespons cepatnya laju transformasi digital dan kecerdasan buatan. Rektor Unhas, Prof Jamaluddin Jompa, menegaskan komitmen kampus untuk memperkuat jejaring kawasan Asia-Pasifik guna memastikan perkembangan teknologi memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Prof JJ saat menjadi panelis dalam forum School of Internet (SOI) Asia 61st Meeting and 30th Anniversary Conference yang berlangsung di Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung.
Dalam forum yang membahas arah jejaring akademik, perkembangan AI, hingga keamanan siber tersebut, Prof JJ menekankan bahwa kemajuan teknologi harus menempatkan kesiapan manusia sebagai pusat utama.
“Ketahanan masyarakat tidak lahir dari kemampuan untuk menghindari perubahan, tetapi dari kemampuan untuk belajar, beradaptasi, dan bekerja sama. Di sinilah perguruan tinggi bertanggung jawab memastikan pengetahuan dan teknologi memberi manfaat nyata,” tegas Prof JJ.
Momentum krusial dalam pertemuan ini ditandai dengan penandatanganan SOI-Asia Bandung Declaration 2026 oleh Rektor Unhas bersama para pimpinan perguruan tinggi se-Asia-Pasifik. Deklarasi ini memuat komitmen bersama untuk membangun masyarakat global yang tangguh melalui riset, pendidikan digital, dan kolaborasi kelembagaan.
Ketua Lembaga Transformasi Digital dan Kecerdasan Artifisial (LTDKA) Unhas, Prof Muhammad Niswar, mencatat bahwa keterlibatan Unhas di jejaring SOI Asia telah berlangsung sejak tahun 2001.
“Bandung Declaration 2026 adalah penegasan bahwa jejaring ini masih sangat relevan. Dari yang awalnya berfokus pada akses jaringan internet, kini berkembang menjawab tantangan AI, keamanan siber, dan resilient networks,” jelas Prof Niswar.
Melalui penguatan kolaborasi internasional ini, sivitas akademika Unhas mendapatkan peluang emas untuk memperluas akses riset, pertukaran pengetahuan, serta pengembangan inovasi berbasis teknologi yang siap diterapkan langsung untuk menjawab kebutuhan masyarakat.(*)
















